Featured

Tampilkan postingan dengan label Wisata. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Wisata. Tampilkan semua postingan

OBJEK WISATA MAKAM LOANG BALOQ


OBJEK WISATA MAKAM LOANG BALOQ

In 1866, A Major cleric named Maulana syech Gauc Abdurrazak or more popular name was sayyid tohri originating from the arabian peninsula came to palembang.From palembang, the great scholars continue the journey and landed in the coastal Ampenan beach,Mataram. When it was in the area of maulana syech gaus abdurrazak convey advice – advice which is based on the teachings of islam. Docterine is highly trusted by the community,not only in Mataram ,but also on the island of Lombok . Besides mausoleum of sayyid tohri , There are also datuk laut mausoleum and orphan mausoleum which often visited by visitor from Lombok and also from outside of the area as amean to pray hopefully accepted by Allah SWT.

OBJEK WISATA MAKAM LOANG BALOQ


OBJEK WISATA MAKAM LOANG BALOQ

OBJEK WISATA MAKAM LOANG BALOQ

OBJEK WISATA MAKAM LOANG BALOQ

Makam Datuk Laut.


arranged by M.HERDIAN HIDAYAT
NIM : E1D 110 123 
CLASS : 6C

And in front of Makam Loang balok there is Taman Rekreasi Loang Balok ,and built in 2009 by the government of Mataram.


OBJEK WISATA MAKAM LOANG BALOQ

And there is pool,it shaped Lombok island

OBJEK WISATA MAKAM LOANG BALOQ

arranged by M.HERDIAN HIDAYAT 
NIM : E1D 110 123 
CLASS : 6C

And there many Brugak in Taman Loang balok 

OBJEK WISATA MAKAM LOANG BALOQ

And you can see many more ,,.

OBJEK WISATA MAKAM LOANG BALOQ

OBJEK WISATA MAKAM LOANG BALOQ

OBJEK WISATA MAKAM LOANG BALOQ

OBJEK WISATA MAKAM LOANG BALOQ

OBJEK WISATA MAKAM LOANG BALOQ

Thank you very much the attention !!!




arranged by M.HERDIAN HIDAYAT
NIM : E1D 110 123 
CLASS : 6C




Wali Nyatoq, Cerita Rakyat Dari Lombok Tengah


Cerita Wali Nyatoq Dari Lombok Tengah | Wali Nyatoq adalah waliyullah yang sangat melegenda di Pulau Lombok,  lebih-lebih  dikalangan masyarakat  Lombok  Tengah  atau  tepatnya  di  desa  Rembitan,  bagian Selatan Pulau Lombok. Sebutan Wali Nyatoq dikaitkan dengan tanda-tanda kewaliannya. Nyatoq  artinya  “nyata”  karena  masyarakat  sangat  
Makam Wali  Nyatoq - munsypedia.blogspot.com
mempercayai  bahwa  Wali  Nyatoq benar-benar sebagai seorang wali. Konon wali nyatok memiliki 33 nama. Di setiap desa atau kampung yang pernah disinggahi, ia disebut dengan nama yang berbeda-beda. Salah satunya Sayyid Abdullah, gelar  ini diperoleh setelah beliau meninggal dunia. Tidak ada yang  tahu  persis  dari mana  ia  berasal,  sebagian masyarakat mempercayainya  bahwa  ia berasal dari Negeri Timur Tengah karena ciri-ciri wajah dan postur  tubuh yang dimiliki persis seperti dari Bangsa Arab. (Religi, 2002).
Perihal  kedatangan  ke  Pulau  Lombok  tidak  jelas.  Berdasarkan  penuturan  TGH Najamuddin  Ma’mun  (Pengasuh  PP  Darul  Muhajirin,  Praya,  Lombok  Tengah) menuliskan dalam bahasa sasak tulisan Arab Melayu. Wali Nyatoq datang dari arah barat dan menamakan dirinya Raden Datang. Kisah Raden Datang seringkali dikaitkan dengan cerita Mamiq  Butuh  dan  Inaq  Butuh  alias Amaq  Bangkol  dan  Inaq  Bangkol. Sekitar tahun  1800-an  di  zaman  kerajaan Karangasem  yang  dipimpin  oleh Anak Agung Gede Djelantik  dan masih menguasai Lombok. Disebutkan  sebuah  cerita  tentang  kedatangan Raden Datang  yang mampir  ke  Pondok Mamiq Butuh  yang  tinggal  di  desa Rembitan, Pujut Lombok Tengah. Mamiq Butuh adalah seorang penggembala kerbau.

Kedatangan  Raden  Datang  secara  tiba-tiba  yang  sebelumnya  didahului  oleh kedatangan Raden Farnas. Ketika itu, Mamiq Butuh sangat bersedih dengan linangan air mata karena ditinggalkan pergi oleh Raden  farnas. Raden  farnas adalah anak angkatnya dan tinggal bersamanya selama 8 tahun, akan tetapi kemudian Raden Farnas secara tiba-tiba menghilang. Di tengah kesedihan Mamiq Butuh, tiba-tiba datanglah seorang pemuda yang  sebelumnya  dianggap  Raden  Farnas.  Tetapi  sebenarnya  adalah  Raden  Datang. Setelah lama bercerita Raden Datang diperkenankan untuk tinggal bersama Mamiq Butuh dan  diangkat  menjadi anak  angkat.  Selang  beberapa  waktu  kemudian  Raden  Farnas akhirnya kembali pulang. Mamiq Butuh sangat senang dan sangat terhibur hatinya berarti kini  ia  telah  mempunyai  dua  anak  angkat  untuk  membantu  menggembalakan kerbaunya.

Hubungan  Raden  Farnas  dan  Raden  Datang  sangat  dekat  layaknya  seorang saudara kandung. Mamiq Butuh sangat berbahagia meskipun ia tidak memiliki keturunan tetapi Allah SWT mengkaruniakannya dua orang pemuda. Kasih sayang yang diberikan kepada kedua pemuda  itu  layaknya seperti anak kandungnya sendiri. Keduanya  terkenal sangat  ulet  dan  rajin. Ketekunan  dan  kerajinan Raden  Farnas  dan  raden Datang  dalam menggembalakan  kerbau  menjadi  buah  bibir  masyarakat  di  desa  Rembitan.  Kedua pemuda itu sedikitpun tidak pernah mengeluh, teman-teman sesama penggembala sangat senang  berkawan  dengan  keduanya.  Raden  farnas  dan  Raden  Datang  pun  sangat menghargai  teman-temannya,  sikap  dan  tutur  katanya  selalu  dijaga  agar  tidak menyinggung perasaan orang lain.

Setelah  tujuh  tahun  bersama  Mamiq  Butuh,  Raden  Datang  mengajukan permintaan  kepada  ayah  angkatnya.  Ia  meminta  untuk  dikhitan.  Permintaan  tersebut disambut gembira. Bukan hanya Raden Datang yang dikhitan  tetapi Raden Farnas  juga ikut dikhitan. Pada hari Kamis,  tganggal 12  (tidak disebutkan  tahunnya) dilangsungkan acara khitanan yang sangat meriah. Berbagai acara hiburan didatangkan untuk menghibur para  tamu  undangan  yang  datang.  Suguhan  berbagai  macam  makanan  serta  suara
tetabuhan  gendang  beleq,  rebana  terdengar  bertalu-talu  mengiringi  kebahagiaan masyarakat Rembitan pada waktu itu. Banyak kemudian masyarakat setempat mengikuti tatacara upacara seperti yang dilakukan Mamiq Butuh.

Masuknya  ajaran  agama  Islam  yang  mereka  terima  hanya  sebatas  keimanan, ajaran  itupun belum  terlalu sempurna, mereka menganut ajaran kepercayaan   Wetu Telu dan  pengaruh  budaya  animisme  dan  dinamisme  yang masih  kental. Adapun  kemudian yang mengikuti acara khitanan seperti  itu adalah Aman, Dona, Demin, Leman, Brahim, Samaq, Beruraq, Bika, dan Lembain. Mereka adalah teman dekat Raden Datang sesama penggembala kerbau. Tahun-tahun berikutnya banyak yang mengikuti tradisi tersebut.

Lima  tahun  setelah  dikhitan,  tepatnya  pada  hari Kamis  tanggal  13  bulan Rajab. Raden farnas dan Raden Datang mengajak teman-teman untuk bermain layang-layang di sebuah padang yaitu Lendang Batu Beleq yaitu di sebelah selatan desa Rembitan. Ketika layang-layang  naik  dengan  kencang  Raden  Datang  menyuruh  Raden  Farnas  untuk memegang  tali  layang-layang,  seketika  itu  juga Raden  Farnas melesat  ke  atas  bersama layang-layang.  Ketika  di  atas  Raden  Farnas  melihat  sekumpulan  orang  mengelilingi kotak  hitam  dan  mengelilinginya.  Akhirnya  dijawab  oleh  Raden  Datang  bahwa  yang dilihat itu adalah Ka’bah dan orang yang keliling itu adalah sedang bertawaf mengelilingi Ka’bah.  Kejadian  inipun  disaksikan  secara  nyata  oleh  teman-temannya  dan  apa  yang dilihat adalah sama seperti yang dilihat oleh raden Farnas.

Kejadian  ganjil  berikutnya  adalah  Raden  datang menyruh  Raden  Farnas  untuk menunggu kerbaunya sementara ia mau pergi shalat Jum’at di Makkah dan berjanji akan membawakan teman-temannya Bagek Mekah (kurma). Tiga jam kemudian Raden Datang kembali  dengan  membawa  sekarung  kurma  yang  dijanjikan  kepada  teman-temannya. Para sahabatnya kembali terheran-heran dan menanyakan tentang Makkah, shalat Jum’at, akan tetapi Raden Datang kemudian menjelaskan secara rinci. Berita ini kemudian tersiar sampai  ke  pelosok  desa  dan  kampung.  Berita  tentang  karomah  dan  kewalian  Raden Datang membuat masyarakat Rembitan terkagum-kagum dan mereka mulai mempercayai bahwa Raden Datang benar-benar seorang Waliyullah.

Semenjak  peristiwa  itu, masyarakat  desa Rembitan  semakin  tunduk  serta  yakin dengankeshalehan Raden Datang. Sebagai seorang wali beliau memiliki kharomah yang tinggi,  kekaroimahan  yang  sulit  ditunjukkan  dengan  pikiran  waras.  Kelebihan  yang diberikan  oleh  sang  pencipta menembus  batas  akal  pikiran  sehat,  logika  . masyarakat mulai mengikuti sikap dan prilaku Raden Datang yang biasa shalat Jum’at. Raden Datang kemudian mengajak masyarakat  untuk membangun masjid.  (Masjid  tersebut  terletak  di sebuah Gunung di desa Rembitan).

Setelah sekian lama bersama Mamiq Butuh kesedihanpun mulai menimpa Raden Datang.  Mamiq  Butuh  sakit-sakitan  kemudian  meninggal  dunia.  Selang  tujuh  tahun kemudian  Inaq  Butuhpun  meninggal  dunia.  Belum  kering  air  mata  kesedihan  Raden Datang, tujuh tahun kemudian Raden Farnas menyusul. Hari-hari dilaui seperti biasanya menggembala  kerbau  bersama  teman-temannya.  
Pada  suatu  ketika  Raden  Datang menunjukkan gelagat yang aneh. Ia menggali lubang. Prilaku ini menimbulkan keheranan bagi  teman-temannya.  Ia berpesan “lakukanlah apa yang menjadi pekerjaan kalian. Aku hanya ingin istirahat dalam lubang tanah ini”. Iapun masuk ke dalam lubang, sampai tiga kali  teman-temannya  memeriksanya  tetapi  ia  masih  terlihat  sedang  tertidur.  Tetapi keempat  kalinya  setelah  waktu  Isya.  Raden  datang  menghilang  dari  tempat pembaringannya.  Masyarakat  Rembitan  sangat  sedih  dengan  berita  menghilangnya Raden  Datang.  Karomah  dan  kewaliannya  betul-betul  nyata  sehingga  disebut  “Wali Nyatoq” 
Sumber : http://www.munsypedia.blogspot.com/

Pantai Pink Di Desa Sekaroh, Jerowaru, Lombok Timur


Pantai Pink Di Desa Sekaroh, Kecamatan Jerowaru, Lombok Timur, NTB | Anggi Rocker| Pantai Pink Ini sebenarnya bernama Pantai Tangsi. Disebut sebagai Pantai Pink karena warna pasirnya yang di dominasi oleh warna Pink.  Pantai yang berlokasi di desa kecil Sekaroh, Kecamatan Jerowaru Kabupaten Lombok Timur ini merupakan bagian dari Pantai Tanjung Ringgit, namun karena lokasi dan infrastruktur Jalan yang mungkin kurang memadai sehingga Pantai Pink ini menjadi tidak terekspose media dan wisatawan.
Pantai Pink Di Pulau Lombok timur - munsypedia.blogspot.com 
Tangsi dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia diartikan dengan kata “asrama” atau “barak”. Entah bagaimana sejarah awal mulanya, namun jika melirik dari keadaan lingkungan sekitarnya, mungkin di tempat ini dulunya adalah lokasi yang dijadikan markas tentara Jepang. Hal itu dibuktikan dengan adanya gua buatan dan juga sebuah Meriam peninggalan Penjajah Jepang.
Satu hal yang menjadi daya tarik dari Pantai Tangsi / Pantai Pink adalah pasirnya yang berwarna Pink alias Merah Muda. Di Indonesia cuma ada dua lho pantai yang berpasir Pink, salah satunya adalah yang berlokasi di Pulau Komodo NTT. Kalau dilihat lebih dekat, sebenarnya warna asli pasir Pantai ini sebenarnya putih, namun karena bercampur dengan serpihan serpihan terumbu karang yang berwarna pink, seiring prosesi alam lalu serpihan serpihan terumbu karang ini kemudian menyatu dan membentuk warna merah muda, apalagi saat terkena air laut dan terpapar sinar matahari, sehingga warna Pink nya jelas sekali terlihat.
meriam jepang di pantai pink lombok timur -  munsypedia.blogspot.com
Meriam peninggalan Jepang.
Selain pasir pantainya yang berwarna khas pink, Pantai ini juga memiliki panorama alam yang sangat mengesankan. Dikelilingi oleh tebing - tebing yang cukup tinggi dengan berugak (semacam pondok/pendopo) diatasnya yang disediakan untuk  para wisatawan menikmati hamparan lautan lepas. Pemandangan dari atas tebing juga akan membuat anda terpukau dengan panorama indah dibawah tebing. Aroma air laut yang khas, belaian hembusan angin dan suara ombak yang membentur karang membuat hati siapapun yang berkunjung kesini menjadi tenang.
Untuk mencapai lokasi Pantai Tangsi / Pantai Pink membutuhkan waktu dua jam dari Kota Mataram, jarak yang lumayan jauh. Rutenya sama persis dengan Rute menuju Tanjung Ringgit, karena memang lokasi keduanya berdekatan. Hanya saja Pintu masuk Pantai Tangsi berada di sebelah kiri, sekitar 1 KM sebelum Tanjung Ringgit. Nah di Pintu masuknya itu ada petunjuk/ rambu kecil disebelah kiri jalan bertuliskan “Pantai PINK 50 meter”
Pantai Pink  memiliki arus yang cukup tenang dengan deburan ombak yang sangat kecil, sehingga asik untuk bermain - main dan tidak membahayakan. Jika sempat bersnorkeling, maka anda akan dibuat takjub oleh terumbu terumbu karangnya yang sangat indah. Walaupun sebagian titik terumbu terumbu karang yang terlihat hanya berupa sisa sisa terumbu karang yang sudah hancur oleh jangkar - jangkar perahu para Nelayan.

Beberapa Foto Pantai Pink Di Pulau Lombok

Pantai Pink Di Pulau Lombok timur - munsypedia.blogspot.com
Pantai Pink Di Pulau Lombok timur - munsypedia.blogspot.com
Pantai Pink Di Pulau Lombok timur - munsypedia.blogspot.com
Pantai Pink Di Pulau Lombok timur - munsypedia.blogspot.com
Pantai Pink Di Pulau Lombok timur - munsypedia.blogspot.com
Pantai Pink Di Pulau Lombok timur - munsypedia.blogspot.com
Pantai Pink Di Pulau Lombok timur - munsypedia.blogspot.com
Pantai Pink Di Desa Sekaroh, Jerowaru, Lombok Timur

Sejarah Asal Usul Nama Lombok | Cerita Rakyat Sasak Lombok


Sejarah Asal Usul Nama Lombok | Cerita Rakyat Suku Sasak Lombok - Pulau Lombok luasnya sepertiga dari luas Pulau Sumbawa. Namun, penduduk Nusa Tenggara Barat yang berjumlah lebih dari tiga juta, dua pertiganya tinggal di Pulau Lombok. Hal ini terjadi karena Pulau Lombok lebih subur dari Pulau Sumbawa. Penduduk Pulau Lombok adalah orang Sasak. Mereka sebagian besar memeluk agama Islam.
pulau lombok 
Lombok dan Sasak adalah dua nama yang tidak bisa dipisahkan. Nama Lombok untuk sebutan pulaunya, nama Sasak untuk sebutan suku bangsanya. Lombok berasal dari bahasa Sasak; “lombo,” artinya “lurus”. Sasak sebenarnya berasal dari “sak-sak” yang artinya “perahu bercadik”.
Namun, banyak orang yang salah mengerti. Lombok diartikan “cabe” sehingga ada yang mengartikan pulau Lombok sebagai “pulau pedas”. Padahal cabe dalam bahasa Sasak adalah “sebia” (dibaca “sebie”)
 [ Sejarah Asal Usul Nama Lombok | Cerita Rakyat Suku Sasak Lombok ]
Cerita di bawah ini akan menjelaskan asal usul mengapa disebut Lombok dan Sasak. Nama Lombok dalam berbagai cerita lisan maupun tertulis dalam takepan lontar adalah salah satu nama dari Pulau Lombok. Nama lain yang sering disebut adalah pulau “Meneng” yang berarti “sepi”. Ada yang menyebut “Gumi Sasak”, ada yang menyebut “Gumi (bumi) Selaparang”, sesuai dengan nama salah satu kerajaan yang terkenal di Lombok pada zaman dulu, yaitu kerajaan Selaparang.
  [ Sejarah Asal Usul Nama Lombok | Cerita Rakyat Suku Sasak Lombok ]
Pulau Lombok sejak zaman kerajaan Majapahit sudah terkenal. Hal ini terbukti dengan disebutnya dalam buku Negarakertagama yang ditulis oleh Empu Prapanca. Negarakertagama ditemukan juga di Lombok.
Legenda masyarakat Sasak menceritakan bahwa pada zaman dahulu kala, kerajaan Mataram Lama di Jawa Tengah dipimpin oleh seorang raja wanita bernama Pramudawardhani yang kawin dengan Rakai Pikatan. Konon sang Permaisuri adalah seorang ahli pemerintahan, sedangkan sang suami ahli peperangan. Kekuasaannya ke barat sampai ke Pulau Sumatra, ke timur sampai ke Pulau Flores. Ketika itulah banyak rakyat Mataram pergi berlayar ke arah timur melalui Laut Jawa menggunakan perahu bercadik.
  [ Sejarah Asal Usul Nama Lombok | Cerita Rakyat Suku Sasak Lombok ]
Tujuan mereka berlayar tidak diketahui secara pasti. Apakah untuk memperluas kekuasaan atau menghindari kerja berat, karena pada saat itu Candi Borobudur, Candi Prambanan, dan Candi Kalasan sedang dibangun oleh sang raja.
Demikianlah mereka berlayar lurus ke timur dan mendarat di sebuah pelabuhan. Pelabuhan itu diberi nama Lomboq (lurus), untuk mengenang perjalanan panjang.
Mereka lurus ke timur tersebut. Selanjutnya, Lomboq kini tidak hanya menjadi nama pelabuhan tempat perahu itu mendarat, tetapi juga menjadi nama pulau Lomboq yang kemudian berubah menjadi Lombok. Mereka berlayar menggunakan perahu bercadik yang disebut “sak-sak”, dan jadilah mereka dinamakan orang Sak-Sak Yang berarti orang yang datang menggunakan perahu. Kemudian, mereka membaur dengan penduduk asli. Pada waktu itu, di Pulau Lombok telah ada kerajaan yang disebut kerajaan Kedarao (mungkin sekarang Sembalun dan Sambelia). 
  [ Sejarah Asal Usul Nama Lombok | Cerita Rakyat Suku Sasak Lombok ]
Mereka kemudian mendirikan kerajaan Lombok yang berpusat di Labuhan Lombok sekarang. Kerajaan Lombok menjadi besar, berkembang dalam lima abad, hingga dikenal di seluruh Nusantara, sebagai pelabuhan yang dikunjungi oleh para pedagang dari Tuban, Gresik, Makasar, Banjarmasin, Ternate, Tidore, bahkan Malaka. Jika datang ke Lombok, orang Malaka membeli beras, tarum, dan kayu sepang.
Kerajaan Lombok kemudian dikalahkan oleh kerajaan Majapahit. Raja dan permaisurinya lari ke gunung dan mendirikan kerajaan baru Yang diberi nama Watuparang yang kemudian terkenal dengan nama kerajaan Selaparang.
Kapan nama Lomboq berubah menjadi Lombok, dan nama Sak-Sak berubah menjadi Sasak tidak diketahui secara pasti. Yang jelas sekarang pulaunya terkenal dengan nama Pulau Lombok dan suku bangsanya terkenal dengan nama suku Sasak. Nama Selaparang Sudah diabadikan menjadi nama sebuah jalan protokol dan nama lapangan terbang di Mataram, ibu kota provinsi Nusa Tenggara Barat.

Batu Golog, Cerita Rakyat Padamara Lombok Timur NTB

Batu Golog, Cerita Rakyat Padamara Lombok Timur NTB | Ini adalah Sebuah Cerita Rakyat dari Desa Padamara, Kecamatan Sukamulia, Lombok Timur, NTB. Pada jaman dahulu di daerah Padamara dekat Sungai Sawing hiduplah sebuah keluarga miskin. Sang istri bernama Inaq Lembain dan sang suami bernama Amaq Lembain. Mata pencaharian mereka adalah buruh tani. Setiap hari mereka berjalan kedesa desa menawarkan tenaganya untuk menumbuk padi. Kalau Inaq Lembain menumbuk padi maka kedua anaknya menyertai pula. Pada suatu hari, ia sedang asyik menumbuk padi. Kedua anaknya ditaruhnya diatas sebuah batu ceper didekat tempat ia bekerja.

batu golog dari desa padamara, lombok timur, NTB - http://munsypedia.blogspot.com/Anehnya, ketika Inaq mulai menumbuk, batu tempat mereka duduk makin lama makin menaik. Merasa seperti diangkat, maka anaknya yang sulung mulai memanggil ibunya: "Ibu batu ini makin tinggi." Namun sayangnya Inaq Lembain sedang sibuk bekerja. Dijawabnya, "Anakku tunggulah sebentar, Ibu baru saja menumbuk."

Begitulah yang terjadi secara berulang-ulang. Batu ceper itu makin lama makin meninggi hingga melebihi pohon kelapa. Kedua anak itu kemudian berteriak sejadi-jadinya. Namun, Inaq Lembain tetap sibuk menumbuk dan menampi beras. Suara anak-anak itu makin lama makin sayup. Akhirnya suara itu sudah tidak terdengar lagi.

Batu Goloq itu makin lama makin tinggi. Hingga membawa kedua anak itu mencapai awan. Mereka menangis sejadi-jadinya. Baru saat itu Inaq Lembain tersadar, bahwa kedua anaknya sudah tidak ada. Mereka dibawa naik oleh Batu Goloq.

batu golog dari desa padamara, lombok timur, NTB - http://munsypedia.blogspot.com/Inaq Lembain menangis tersedu-sedu. Ia kemudian berdoa agar dapat mengambil anaknya. Syahdan doa itu terjawab. Ia diberi kekuatan gaib. dengan sabuknya ia akan dapat memenggal Batu Goloq itu. Ajaib, dengan menebaskan sabuknya batu itu terpenggal menjadi tiga bagian. Bagian pertama jatuh di suatu tempat yang kemudian diberi nama Desa Gembong olrh karena menyebabkan tanah di sana bergetar. Bagian ke dua jatuh di tempat yang diberi nama Dasan Batu oleh karena ada orang yang menyaksikan jatuhnya penggalan batu ini. Dan potongan terakhir jatuh di suatu tempat yang menimbulkan suara gemuruh. Sehingga tempat itu diberi nama Montong Teker.

Sedangkan kedua anak itu tidak jatuh ke bumi. Mereka telah berubah menjadi dua ekor burung. Anak sulung berubah menjadi burung Kekuwo dan adiknya berubah menjadi burung Kelik. Oleh karena keduanya berasal dari manusia maka kedua burung itu tidak mampu mengerami telurnya.

("Batu Goloq," Cerita Rakyat Nusa Tenggara Barat, Jakarta: Departemen P dan K, 1981, hal. 21-25).
Sumber : http://munsypedia.blogspot.com/

Cerita Dongeng Dari Pulau Lombok | Legenda Suku Sasak

  - Man uah batur ? Arak sopok cerite.. Judulna "Sandal Tak Tahu Diri " . Simak baik baik..

Cerita Dongeng Dari Pulau Lombok | Legenda Suku SasakDahulu kala hiduplah seorang raja. Baginda raja itu memiliki sepasang sandal dari kulit kerbau. Kedua sandal itu merupakan pasangan suami-istri. Sang suami disebut Papuq Mame (papuk = kakek, mame = laki-laki ) dan sang istri disebut Papuq Nine (nine = perempuan ). Karena ini cerita dongeng  jadi sepasang sandal ini bisa bicara.
Pada suatu malam, ketika sang raja tengah tidur sandal ini ( dalam bahasa Lombok disebut Lelampak ) terlihat khawatir. Pasalnya setiap musim hujan sang Raja sering memakai mereka karena raja merasa jika lelampak ini enak digunakan ditanah yang basah. Tak heran banyak tikus yang sering mengintai mereka karena meraka mengeluarkan bau yang digemari tikus.
“Puqen..”panggil lelampak jantan kepada istrinya.
“ya.”
“jika kita begini terus selalu diintai oleh para tikus itu kita bisa jadi mangsa mereka. Bagaimana jika kita memohon kepada Tuhan agar dijadikan sepasang tikus?”
“jika begitu kemauan mu aku menurut saja sebagai istri”jawab lelampak betina.
Mereka pun lalu berdoa kepada Tuhan. Atas kuasa-Nya jadilah lelampak itu sepasang tikus yang gagah.
Kebisingan yang sering terjadi pada malam hari ketika tikus-tikus mencari makan membuat sang raja meminta pengawalnya mencarikan kucing untuknya. Banyaknya kucing yang dipelihara raja membuat kedua tikus jelmaan lelampak itu kuatir. Mereka lalu berdoa untuk dijadikan sepasang kucing.
Akhrinya mereka menjadi sepasang kucing. Mereka sangat disayang oleh baginda raja dan permaisurinya karena kelincahan mereka dalam menangkap tikus serta bulu mereka yang bagus. Namun pada suatu hari kucing itu mulai merasa gelisah lebih tepatnya iri. Mereka iri kepada anjing yang selalu dibawa sang raja dalam berburu. Mereka ingin dijadikan anjing pemburu. Dan demikianlah akhirnya mereka kembali diubah menjadi sepasang anjing pemburu yang lincah dan pandai berburu. 
Raja amat menyayangi mereka. Tapi lagi-lagi kedua jelmaan ini tak menerima keadaan mereka yang telah menjadi anjing. Keduanya merasa kebebasan mereka terganggu serta banyak yang memusuhi mereka sebab kepintaran dan kelincahan mereka. Kemudian mereka pun berdoa untuk dijadikan raja dan ratu. Keinginan merekapun tercapai mereka menjadi sepasang raja dan ratu. Kerajaan mereka cukup megah dan mulai banyak pengikutnya. Keadaaan ini lalu sampai ketelinga sang raja yang merupakan majikannya dulu. Lalu tanpa berfikir lagi, sang raja menyuruh pasukannya untuk menyerang kerajaan yang baru saja dibangun oleh sepasang jelmaan itu. Karena kerajaan mereka masih baru, pasukan mereka tak sebanding dengan raja. Akhirnya habislah kerajaan mereka.
Kedua lelampak yang telah menjadi manusia ini pun sakit hati atas kekalahan mereka. Sang istri lalu menyarankan agar mereka kembali kekerajaan dan menjadi abdi disana. Tapi keegoisan sang suami membuat sang istri tak dapat berbuat apa-apa. Sang suami mendesak sang istri untuk menyetujui usulnya untuk yang kesekian kalinya. Sang suami ingin dijadikan sebagai Tuhan. Terpaksa sang istri menurutinya. Kemudian keduanya pun mulai berdoa. Namun ketika doa mereka selesai, seketika papuq mame dan papuq Nine berubah kembali menjadi sandal.

Putri Nyale ( Mandalika ), Cerita Rakyat Lombok Tengah


Sejarah Putri Nyale, Cerita Rakyat Lombok Tengah | Pada zaman dahulu di pantai selatan Pulau Lombok terdapat sebuah kerajaan yang bernama Tonjang Beru. Sekeliling di kerajaan ini dibuat ruangan - ruangan yang besar. Ruangan ini digunakan untuk pertemuan raja - raja. Negeri Tonjang Beru ini diperintah oleh raja yang terkenal akan kearifan dan kebijaksanaannya Raja itu bernama raja Tonjang Beru dengan permaisurinya Dewi Seranting.

Putri Nyale [ Mandalika ], Cerita Rakyat Lombok Tengah - http://www.munsypedia.blogspot.com/Baginda mempunyai seorang putri, namanya Putri Mandalika. Ketika sang putri menginjak usia dewasa, amat elok parasnya. Ia sangat anggun dan cantik jelita. Matanya laksana bagaikan bintang di timur. Pipinya laksana pauh dilayang. Rambutnya bagaikan mayang terurai. Di samping anggun dan cantik ia terkenal ramah dan sopan. Tutur bahasanya lembut. Itulah yang membuat sang putri menjadi kebanggaan para rakyatnya.

Semua rakyat sangat bangga mempunyai raja yang arif dan bijaksana yang ingin membantu rakyatnya yang kesusahan. Berkat segala bantuan dari raja rakyat negeri Tonjang Beru menjadi hidup makmur, aman dan sentosa. Kecantikan dan keanggunan Putri Mandalika sangat tersohor dari ujung timur sampai ujung barat pulau Lombok. Kecantikan dan keanggunan sang putri terdengar oleh para pangeran - pangeran yang membagi habis bumi Sasak (Lombok). Masing - masing dari kerajaan Johor, Lipur, Pane, Kuripan, Daha, dan kerajaan Beru. Para pangerannya pada jatuh cintar. Mereka mabuk kepayang melihat kecantikan dan keanggunan sang putri.

Mereka saling mengadu peruntungan, siapa bisa mempersunting Putri Mandalika. Apa daya dengan sepenuh perasaan halusnya, Putri Mandalika menampik. Para pangeran jadi gigit jari. Dua pangeran amat murka menerima kenyataan itu. Mereka adalah Pangeran Datu Teruna dan Pangeran Maliawang. Masing - masing dari kerajaan Johor dan kerajaan Lipur. Datu Teruna mengutus Arya Bawal dan Arya Tebuik untuk melamar, dengan ancaman hancurnya kerajaan Tonjang Beru bila lamaran itu ditolaknya. Pangeran Maliawang mengirim Arya Bumbang dan Arya Tuna dengan hajat dan ancaman yang serupa.

Putri Mandalika tidak bergeming. Serta merta Datu Teruna melepaskan senggeger Utusaning Allah, sedang Maliawang meniup Senggeger Jaring Sutra. Keampuhan kedua senggeger ini tak kepalang tanggung dimata Putri Mandalika, wajah kedua pangeran itu muncul berbarengan. Tak bisa makan, tak bisa tidur, sang putri akhirnya kurus kering. Seisi negeri Tonjang Beru disaput duka.

cacing nyale dari lombok tengah - http://www.munsypedia.blogspot.com/Kenapa sang putri menolak lamaran ? Karena, selain rasa cintanya mesti bicara, ia juga merasa memikul tanggung jawab yang tidak kecil. Akan timbul bencana manakala sang putri menjatuhkan pilihannya pada salah seorang pangeran. Dalam semadi, sang putri mendapat wangsit agar mengundang semua pangeran dalam pertemuan pada tanggal 20 bulan 10 ( bulan Sasak ) menjelang pagi - pagi buta sebelum adzan subuh berkumandang. Mereka harus disertai oleh seluruh rakyat masing - masing. Semua para undangan diminta datang dan berkumpul di pantai Kuta. Tanpa diduga - duga enam orang para pangeran datang, dan rakyat banyak yang datang, ribuan jumlahnya. Pantai yang didatangi ini bagaikan dikerumuni semut.

Ada yang datang dua hari sebelum hari yang ditentukan oleh sang putri. Anak - anak sampai kakek - kakek pun datang memenuhi undangan sang putri ditempat itu. Rupanya mereka ingin menyaksikan bagaimana sang putri akan menentukan pilihannya. Pengunjung berduyun - duyun datang dari seluruh penjuru pulau Lombok. Merekapun berkumpul dengan hati sabar menanti kehadiran sang putri.

Betul seperti janjinya. Sang putri muncul sebelum adzan berkumandang. Persis ketika langit memerah di ufuk timur, sang putri yang cantik dan anggun ini hadir dengan diusung menggunakan usungan yang berlapiskan emas. Prajurit kerajaan berjalan di kiri, di kanan, dan di belakang sang putri. Sungguh pengawalan yang ketat. Semua undangan yang menunggu berhari - hari hanya bisa melongo kecantikan dan keanggunan sang putri. Sang putri datang dengan gaun yang sangat indah. Bahannya dari kain sutera yang sangat halus.

Tidak lama kemudian, sang putri melangkah, lalu berhenti di onggokan batu, membelakangi laut lepas. Disitu Putri Mandalika berdiri kemudian ia menoleh kepada seluruh undangannya. Sang putri berbicara singkat, tetapi isinya padat, mengumumkan keputusannya dengan suara lantang dengan berseru : ??Wahai ayahanda dan ibunda serta semua pangeran dan rakyat negeri Tonjang Beru yang aku cintai. Hari ini aku telah menetapkan bahwa diriku untuk kamu semua. Aku tidak dapat memilih satu diantara pangeran. Karena ini takdir yang menghendaki agar aku menjadi Nyale yang dapat kalian nikmati bersama pada bulan dan tanggal saat munculnya Nyale di permukaan laut.??

Bersamaan dan berakhirnya kata - kata tersebut para pangeran pada bingung rakyat pun ikut bingung dan bertanya - tanya memikirkan kata - kata itu. Tanpa diduga - duga sang putri mencampakkan sesuatu di atas batu dan menceburkan diri ke dalam laut yang langsung di telan gelombang disertai dengan angin kencang, kilat dan petir yang menggelegar.

Tidak ada tanda - tanda sang putri ada di tempat itu. Pada saat mereka pada kebingungan muncullah binatang kecil yang jumlahnya sangat banyak yang kini disebut sebagai Nyale. Binatang itu berbentuk cacing laut. Dugaan mereka binatang itulah jelmaan dari sang putri. Lalu beramai - ramai mereka berlomba mengambil binatang itu sebanyak - banyaknya untuk dinikmati sebagai rasa cinta kasih dan pula sebagai santapan atau keperluan lainnya.
Itulah kisah Bau Nyale. Penangkapan Nyale menjadi tradisi turun - temurun di pulau Lombok. Pada saat acara Bau Nyale yang dilangsungkan pada masa sekarang ini, mereka sejak sore hari mereka yang akan menangkap Nyale berkumpul di pantai mengisi acara dengan peresean, membuat kemah dan mengisi acara malam dengan berbagai kesenian tradisional seperti Betandak (berbalas pantun), Bejambik (pemberian cendera mata kepada kekasih), serta Belancaran (pesiar dengan perahu). Dan tak ketinggalan pula, digelar drama kolosal Putri Mandalika di pantai Seger.
************
etiap tanggal duapuluh bulan kesepuluh dalam penanggalan Sasak atau lima hari setelah bulan purnama, menjelang fajar di pantai Seger Kabupaten Lombok Tengah selalu berlangsung acara menarik yang dikunjungi banyak orang termasuk wisatawan. Acara yang menarik itu bernama Bau Nyale. Bau dari bahasa Sasak artinya menangkap. Sedangkan Nyale, sejenis cacing laut yang hidup di lubang - lubang batu karang di bawah permukaan laut.

Penduduk setempat mempercayai Nyale memiliki tuah yang dapat mendatangkan kesejahteraan bagi yang menghargainya dan mudarat bagi orang yang meremehkannya.??Itulah yang berkembang selama ini,?? ujar Lalu Wirekarme yang pernah menjabat sebagai Kepala Sub Dinas Pemasaran Dinas Pariwisata Kabupaten Lombok Tengah.

Tradisi menangkap Nyale (bahasa sasak Bau Nyale) dipercaya timbul akibat pengaruh keadaan alam dan pola kehidupan masyarakat tani yang mempunyai kepercayaan yang mendasar akan kebesaran Tuhan, menciptakan alam dengan segala isinya termasuk binatang sejenis Anelida yang disebut Nyale. Kemunculannya di pantai Lombok Selatan yang ditandai dengan keajaiban alam sebagai rahmat Tuhan atas makhluk ini.

Beberapa waktu sebelum Nyale keluar hujan turun deras dimalam hari diselingi kilat dan petir yang menggelegar disertai dengan tiupan angin yang sangat kencang. Diperkirakan pada hari keempat setelah purnama, malam menjelang Nyale hendak keluar, hujan menjadi reda, berganti dengan hujan rintik - rintik, suasana menjadi demikian tenang, pada dini hari Nyale mulai menampakkan diri bergulung - gulung bersama ombak yang gemuruh memecah pantai, dan secepat itu pula Nyale berangsur - angsur lenyap dari permukaan laut bersamaan dengan fajar menyingsing di ufuk timur.

Dalam kegiatan ini terlihat yang paling menonjol adalah fungsi solidaritas dan kebersamaan dalam kelompok masyarakat yang dapat terus dipertahankan karena ikut mendukung kelangsungan budaya tradisional.

Keajaiban Nyale bagi suku Sasak Lombok telah menimbulkan dongeng tentang kejadian yang tersebar hampir keseluruh lapisan masyarakat Lombok dan sekitarnya. Dongeng ini sangat menarik dengan cerita yang sangat romantis dan berkembang melalui penuturan orang - orang tua yang kemudian tersusun dalam naskah tentang legenda Nyale.

Segala Hal tentang Wisata di Pulau Lombok ( Surganya Dunia )


Anggi Rocker
Sudah lama penulis tidak bercerita lagi tentang daerah-daerah tujuan wisata di Indonesia. Karena saat ini masih terbawa  liburan natal dan tahun baru, saya akan mencoba bercerita tentang pengalaman saya ke Lombok diiringi dengan ucapan selamat tahun baru buat para pembaca blog ini. Selamat menikmati yaa..
Oiya sambil membaca artikel ini, alangkah baiknya sambil ditemanin dengan lagu yang tidak sengaja saya temukan berikut ini :
Untuk memuaskan dahaga teman-teman yang juga ingin mengunjungi Pulau Lombok tapi masih membutuhkan informasi tentang tata cara menuju kesana, baiklah di poin pertama ini akan saya jelaskan bagaimana caranya menuju kesana.
Seperti yang kita ketahui Lombok adalah salah satu pulau tujuan wisata yang berada di sebelah timurnya Bali. Pulau ini merupakan salah satu dari dua pulau terbesar yang dimiliki oleh Provinsi Nusa Tenggara Barat. Pulau ini kurang lebih berbentuk bulat dengan semacam ekor kecil di sisi barat daya yang panjangnya kurang lebih 70 km. Luas pulau ini mencapai 5.435 km², menempatkannya pada peringkat 108 dari daftar pulau berdasarkan luasnya di dunia. Kota utama di pulau ini adalah Kota Mataram.
Ada dua cara untuk menuju Pulau Lombok, yaitu dengan jalur udara dan laut/darat.
Apabila menggunakan jalur udara, perjalanan ke Lombok bisa ditempuh dengan menggunakan pesawat terbang dari Jakarta. Jarak tempuhnya kira-kira sekitar 4 jam jika transit di Yogyakarta atau Surabaya; atau penerbangan langsung dalam waktu 1 jam 33 menit.
Apabila berangkat dari Bali, kita bisa menggunakan jalur darat/laut. Pertama-tama rute yang kita tempuh adalah rute menuju Pelabuhan Padang Bai. Kemudian dilanjutkan dengan menggunakan kapal ferry menuju pelabuhan Lembar. Harga sewa kapal ferry adalah sebesar Rp. 101.000,- untuk sepeda motor dan RP. 670.000,- untuk mobil.
Di pelabuhan ini kita bisa memilih kapal ferry sesuka hati kita dengan menunggu jadwal keberangkatan kapal setiap 30 menit. Jadi jika kapal yang dijadwalkan berangkat adalah kapal yang kecil dan jelek, tunggulah jadwal berikutnya apabila kita ingin menikmati perjalanan lautnya.
Gambar 1 Wisata Pantai Lombok
Gambar 2 Peta Pulau Lombok
BAHASA
Sekitar 80% penduduk pulau ini adalah suku Sasak, yang menggunakan bahasa Sasak sebagai bahasa utama dalam percakapan sehari-hari. Di seluruh Lombok sendiri bahasa Sasak dapat dijumpai dalam empat macam dialek yang berbeda yakni dialek Lombok utara , tengah, timur laut dan tenggara. Selain itu dengan banyaknya penduduk suku Bali yang berdiam di Lombok (sebagian besar berasal dari eks Kerajaan Karangasem), di beberapa tempat terutama di Lombok Barat dan Kotamadya Mataram dapat dijumpai perkampungan yang menggunakan bahasa Bali sebagai bahasa percakapan sehari-hari.
Gambar 3 Peta Bahasa
SEJARAH
Menurut isi Babad Suwung, kerajaan tertua yang ada di Lombok adalah Kerajaan Suwung yang dibangun dan dipimpin oleh Raja Betara Indera. Kerajaan Suwung kemudian surut dan digantikan oleh Kerajaan Lombok. Pada abad ke-9 hingga abad ke-11 berdiri Kerajaan Sasak yang kemudian dikalahkan oleh salah satu kerajaan yang berasal dari Bali pada masa itu. Beberapa kerajaan lain yang pernah berdiri di pulau Lombok antara lain Pejanggik, Langko, Bayan, Sokong Samarkaton dan Selaparang.
Gambar 4 Kegiatan kerajaan di Lombok
Masuknya Jepang (1942) membuat otomatis Lombok berada di bawah kendali pemerintah pendudukan Jepang wilayah timur. Seusai Perang Dunia II Lombok sempat berada di bawah Negara Indonesia Timur, sebelum kemudian pada tahun 1950 bergabung dengan Republik Indonesia.
OBYEK WISATA PANTAI
Pemandangan alam di Lombok walopun klise tapi memang benar indah sekali, sangat unik berciri khas wilayah nusa tenggara. Yang paling mengesankan saat berwisata ke Lombok adalam pemandangan alam yang berupa pantai. Lombok sangat pintar memadukan pemandangan pantai, bukit-bukit dan Gunung Rinjani dan sedikit terlihat Gunung Agung dari kejauhan. Selain pantai daratan, terdapat juga exotisme pemandangan laut di Pulau Gilis.
Berikut adalah tempat wisata pantai di Lombok yang terkenal :
1. Pantai Senggigi
Salah satu pantai yang paling terkenal di Lombok adalah Pantai Senggigi, yang terdapat di Lombok Barat. Pantai ini memberikan pemandangan bawah laut yang indah, cocok untuk bersnorkling karena lengkungan pantai ini memiliki ombak yang tidak terlalu besar. Apabila anda berencana berkunjung ke Pantai pasir putih dan tempat budi daya mutiara air ini, silahkan disatukan rutenya juga menuju obyek wisata lainnya, seperti pasar tradisional Ampenan (Kebon Roek), Pura Batu Bolong (Pura di atas batu karang yang lokasinya menjorok ke tengah laut. Puncak Gunung Agung Bali terlihat jelas dari Pura ini) , dan Desa Mangsit (pemandangan laut + sekumpulan pohon kelapa)
Gambar 5 Pantai Senggigi
Pulau Gili terletak di lepas barat laut Pulau Lombok. Ketiga pulau ini memiliki pemandangan pantai yang indah. Lautnya dangkal dengan ombak yang tidak besar, sehingga cocok kegiatan snorkling. Silahkan menuju Pelabuhan Bangsal apabila anda ingin berwisata ke ketiga pulau kecil ini. Gili Trawangan terletak paling jauh, Gili Meno berada ditengah-tengah, kemudian yang terdekat adalah Gili Air. Biaya kapal untuk menuju ketiga pulau kecil ini adalah 10.000 rupiah dengan waktu perjalanan sekitar 30 menit-an. Gili yang paling terkenal dan terbesar adalah Gili Trawangan, tapi pilihlah Gili Air dan Gili Meno apabila anda menginginkan suasana yang lebih bersih, tenang dan sedikit orang. Oiya, air yang digunakan disini masih asin loh, jadi jangan lupa bawa persediaan air mineral yang cukup dan bila perlu bawa persediaan air untuk mandi. Listrik di ketiga pulau Gili ini disuplai dengan menggunakan tenaga diesel.
Gambar 6 Obyek Wisata Gili
3. Pantai Sire Medana
Salah satu pilihan wisata pantai di kawasan Lombok Utara adalah Pantai Sire Medana, terletak 35 Km dari kota Mataram. Pantai ini menyajikan keindahan panorama sunrise berlatar Gunung Rinjani. Pantai ini juga kaya akan coral dan ikan di sekeliling pantainya.
Gambar 7 Pantai Sire Medana
4. Pantai Kuta, Tanjung Aan, dan Wisata Lombok Tengah
Obyek wisata yang masih jarang dikunjungi tapi akan terus berkembang di lombok terdapat di kawasan Lombok Tengah. Disini terdapat Pantai Kuta Lombok yang pintar menyajikan perpaduan warna antara birunya air laut dan hijaunya perbukitan, salah satu pemandangan yang sulit ditemui di belahan bumi manapun. Selain itu, pantai Kuta Lombok juga  memiliki butiran pasir yang unik tiada duanya, seperti merica halus yang nyaman untunk diinjak yang konon dapat melancarkan peredaran darah.
Gambar 8 Pantai Kuta – Lombok
Selain pantai kuta, di Lombok Tengah juga terdapat obyek wisata Tanjung Aan, tidak jauh dari Pantai Kuta. Ada dua alternatif suasana yang bisa dinikmati selama berkunjung ke Tanjung Aan, yaitu menikmati hamparan pasir putih yang landai dan luas atau duduk-duduk diatas sambil menikmati keindahan panorama sekitar.
Gambar 9 Tanjung Aan
OBYEK WISATA GUNUNG
Selat Lombok menandai batas flora dan fauna Asia. Mulai dari pulau Lombok ke arah timur, flora dan fauna lebih menunjukkan kemiripan dengan flora dan fauna yang dijumpai di Australia daripada Asia. Topografi pulau ini didominasi oleh gunung berapi Rinjani yang ketinggiannya mencapai 3.726 meter di atas permukaan laut dan menjadikannya yang ketiga tertinggi di Indonesia.
Gunung Rinjani adalah gunung berapi kedua tertinggi di Indonesia. Gunung ini adalah gunung favorit bagi pendaki karena keindahan pemandangan alamnya yang dipadukan dengan keindahan Danau Segara Anaknya. Danau segara Anak adalah danau dengan kedalaman 160 – 230 meter, yang airnya berbau belerang dengan suhu berbeda dari satu tempat ke tempat lainnya. Luas danau ini sekitar 1100 hektar. Di tengah-tengah danau ini muncul gunung vulkanik baru yang masih aktif dan terus berkembang.Penduduk lokal percaya akan adanya misteri Dewi Enjeni, ratu jin penguasa Gunung Rinjani, sehingga masyarakat sering mengadakan upacara religius dengan melepaskan ikan-ikan terkecil terbuat dari emas tipis ke Danau Segara Anak. Jika sempat, jangan lupa padukan rute wisata ke Gunung Rinjani dengan mampir juga ke air terjun Benang Kelambu.
Gambar 10 Wisata Gunung Rinjani
Gambar 11 Wisata Air Terjun Benang Kelambu
WISATA BUDAYA :    DESA SADE
Desa Sade terletak tepat di tepi jalan raya Praya – Kuta dengan bagian luar desa terdapat papan besar bertuliskan SELAMAT DATANG DI DESA SASAK SADA. Desa ini adalah suku asli masyarakat Lombok, kehidupannya masih sangat tradisional dengan bangunan yang terbuat dari kayu, bilik bambu pada dindingnya dan beratapkan ijuk jerami. Oiya lantai rumah penduduk ini terbuat dari campuran tanah liat dan kotoran kerbau lohh.
Gambar 12 Foto Penulis di Desa Sada
Oiya di Desa Sade ini, setiap terdapat hajatan desa seperti upacara pernikahan, melahirkan, tiga bulanan, dll, rumah penduduk yang punya hajatannya selalu dioles lagi pakai kotoran kerbau juga. Hal ini bertujuan untuk membersihkan kembali lantai rumah sebelum dihadiri oleh tamu-tamu lainnya. Hebatnya campuran kotoran kerbau ini tidak menyebabkan bau sama sekali.
Gambar 13 Rumah Desa Sade Tampak dalam
Sebenernya masih banyak juga objek wisata budaya berupa pura lainnya yang wajib dikunjungi dan belum disebutkan, seperti Pura Suranadi (pura Hindu tertua), Pura Lingsar (pura dengan kolam ikan keramat), dan Pura Narmada (terdapat mata air awet muda). Silahkan kunjungi juga objek wisata tersebut apabila kalian memiliki banyak waktu berwisata di Lombok.
BUDAYA UNIK LAINNYA BERDASARKAN PENGALAMAN PRIBADI
1.      Upacara nikah hanya sabtu minggu
Banyak juga budaya unik yang hanya terdapat di Lombok seperti nikah yang diadakan cuma di hari sabtu dan minggu. Beneran gk boong, cuma sabtu dan minggu loh.. Yang lainnya haram! Atau kalau memang sudah kebelet, bli fendy sarankan mungkin bisa nikah di pulau-pulau terdekat sebelahnya, entah itu Bali atau Pulau Sumbawa. Hwhehehe…
Yang unik lagi, pernikahan di Lombok selalu diiringi dengan campuran musik tradisional dan musik metal dengan dua iringan yang berbeda. Konon semakin banyak peserta rombongan berarti kedua pasangan pengantin tersebut semakin disegani oleh masyarakat sekitarnya.
2.      Pulau Sejuta Cidomo
Di lombok terdapat banyak cidomo, yang merupakan trasnportasi kereta kuda khas Lombok. Kendaraan ini sangat populer karena memang jumlah kendaraan bermotor di Lombok masih sedikit dan dulu konon cidomo merupakan solusi dari masalah kelangkaan BBM di Pulau besar ini.  Untuk sekedar diketahui bahwa Lombok adalah salah satu pulau di Indonesia yang rasio elektrifikasinya terendah nomer dua dan sering mengalami hambatan dalam pendistribusian BBMnya.
Gambar 14 Cidomo
3.      Pulau tanpa Circle K apalagi Seven Eleven
Di Lombok (katanya) tidak ada convenience store, terutama circle K, entah alasannya kenapa. Tapi saat tahun baru beberapa minggu kemaren terlihat 5 toko baru yang sepertinya sudah mendapatkan ijin untuk beroperasi dan mulai berjualan. Buat rekan-rekan yang tertarik tinggal di Lombok sepertinya ini merupakan ide yang bagus.
PERMASALAHAN LOMBOK YANG PERLU MENJADI PERHATIAN
Penulis sengaja juga menyisipkan kritik disini dimaksudkan untuk membuat Lombok menjadi lebih baik lagi. Selamat menikmati yaa.
1. Rame Investasi dan Semoga Ini Tidak Merusak Alam dan Budaya Lokal Lombok
Dengar-dengar kawasan wisata Mandalika Resort, Lombok Tengah akan dibangun sirkuit balap mobil Formula 1. Selain itu, MNC Group milik pengusaha Hary Tanoesoedibjo melalui anak usahanya PT Global Land Develompment juga berencana membangun theme park atau taman hiburan terintegrasi seperti Disneyland, Underwater Park dan Techno Park. MNC Group juga akan membangun Plenary Hall untuk penyelenggaraan konser dan pelabuhan laut untuk kapal pesiar dan kapal laut.
Setelah mendengar berita ini harapan penulis adalah semoga proyek ini tidak merusak alam dan bisa diterima oleh masyarakat Lombok yang notabene masih tertutup. Kelemahan Lombok kalau dijadikan sebagai obyek wisata internasional adalah penduduknya masih belum bisa melihat bule2 berbikini berkeliaran, dugem tiap malem, ataupun mabuk2an di Pulau mereka setiap hari. Yang kedua mungkin tingkat ekonomi masyarakat Lombok masih rendah. Semoga tidak ada ketimpangan dan kecemburuan sosial saat banyak pendatang mulai tinggal di Lombok.
Jangan lupa kalau Lombok punya sejarah kelam tentang kerusuhan antara penduduk lokal dan pendatang.
2. Permasalahan lalat yang berkeliaran dimana-mana
Wisata di Lombok (mungkin) sudah identik dengan wisata sakit perut entah karena memang makanan di Lombok yang lebih pedas dari daerah lain atau karena permasalahan yang satu ini, yaitu KOTORAN KUDA berserakan dimana2 di sepanjang objek wisata di Lombok tidak terkecuali di daerah Gili Terawangan sekalipun.
Disini sampah menggunung disana sampah menggunung, membuat sanak saudara lalat menjadi kian bertambah dari hari ke hari. Permasalahan utama yang ada di Lombok ini harus segera diperbaiki dan dicari solusinya dahulu, kalau memang pemerintah serius ingin menjadikan Lombok sebagai daerah tujuan wisata dunia
3.      Bandara berkelas Internasional tapi kurang terawat
Tidak bisa dipungkiri daerah Bandara Internasional Lombok (BIL) sangat luas dengan rumput2 liar yang dibiarkan memanjang. Selain itu banyak juga orang yang berjualan ngemper seenaknya, berkemah, piknik sambil melihat pesawat2 yang tiba di Lombok.
Padahal bandara ini baru saja Oktober 2011 kemaren diresmikan dengan biaya yang cukup besar. Tumpukan sampah yang berserakan di tiap sudut bandara, dan sejumlah pedagang kaki lima yang bebas berkeliaran berjualan di area BIL membuat bandara internasioanl itu kian bertambah kumuh.
4.      Kesadaran tertib berlalu lintas yang “masih” rendah
Orang-orang yang berkendaraan bermotor di Lombok seakan tidak peduli dengan aturan lalu lintas yang ada. Saling terobos, asal nyebrang, pengendara yang gk make helm/sabuk pengaman, gepeng2 atau orang yang minta sumbangan memblokir jalan barangkali merupakan pemandangan yang wajar di Lombok.
Kalo masalah ini masih belum bisa diatasi sepertinya Lombok hanya akan menjadi objek wisata juara kampong karena masalah ini adalah hal yang memalukan apabila kita lihat dari kaca wisatawan mancanegara.
5.      Permasalahan listrik
Sepertinya inilah yang menjadi sumber dari segala masalah terhambatnya pembangunan pariwisata di Lombok.
Selidik punya selidik ternyata dari dulu Lombok adalah salah satu daerah yang rasio kelistrikannya paling rendah nomer dua se-Indonesia.
 
Support : Google Impact | Google.com
Copyright © 2013. 1# | Knowledge and inspiration - All Rights Reserved
Template Modify by Anggirocker
Proudly powered by Blogger