Featured

Tampilkan postingan dengan label Cerpen Nusantara. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Cerpen Nusantara. Tampilkan semua postingan

Wali Nyatoq, Cerita Rakyat Dari Lombok Tengah


Cerita Wali Nyatoq Dari Lombok Tengah | Wali Nyatoq adalah waliyullah yang sangat melegenda di Pulau Lombok,  lebih-lebih  dikalangan masyarakat  Lombok  Tengah  atau  tepatnya  di  desa  Rembitan,  bagian Selatan Pulau Lombok. Sebutan Wali Nyatoq dikaitkan dengan tanda-tanda kewaliannya. Nyatoq  artinya  “nyata”  karena  masyarakat  sangat  
Makam Wali  Nyatoq - munsypedia.blogspot.com
mempercayai  bahwa  Wali  Nyatoq benar-benar sebagai seorang wali. Konon wali nyatok memiliki 33 nama. Di setiap desa atau kampung yang pernah disinggahi, ia disebut dengan nama yang berbeda-beda. Salah satunya Sayyid Abdullah, gelar  ini diperoleh setelah beliau meninggal dunia. Tidak ada yang  tahu  persis  dari mana  ia  berasal,  sebagian masyarakat mempercayainya  bahwa  ia berasal dari Negeri Timur Tengah karena ciri-ciri wajah dan postur  tubuh yang dimiliki persis seperti dari Bangsa Arab. (Religi, 2002).
Perihal  kedatangan  ke  Pulau  Lombok  tidak  jelas.  Berdasarkan  penuturan  TGH Najamuddin  Ma’mun  (Pengasuh  PP  Darul  Muhajirin,  Praya,  Lombok  Tengah) menuliskan dalam bahasa sasak tulisan Arab Melayu. Wali Nyatoq datang dari arah barat dan menamakan dirinya Raden Datang. Kisah Raden Datang seringkali dikaitkan dengan cerita Mamiq  Butuh  dan  Inaq  Butuh  alias Amaq  Bangkol  dan  Inaq  Bangkol. Sekitar tahun  1800-an  di  zaman  kerajaan Karangasem  yang  dipimpin  oleh Anak Agung Gede Djelantik  dan masih menguasai Lombok. Disebutkan  sebuah  cerita  tentang  kedatangan Raden Datang  yang mampir  ke  Pondok Mamiq Butuh  yang  tinggal  di  desa Rembitan, Pujut Lombok Tengah. Mamiq Butuh adalah seorang penggembala kerbau.

Kedatangan  Raden  Datang  secara  tiba-tiba  yang  sebelumnya  didahului  oleh kedatangan Raden Farnas. Ketika itu, Mamiq Butuh sangat bersedih dengan linangan air mata karena ditinggalkan pergi oleh Raden  farnas. Raden  farnas adalah anak angkatnya dan tinggal bersamanya selama 8 tahun, akan tetapi kemudian Raden Farnas secara tiba-tiba menghilang. Di tengah kesedihan Mamiq Butuh, tiba-tiba datanglah seorang pemuda yang  sebelumnya  dianggap  Raden  Farnas.  Tetapi  sebenarnya  adalah  Raden  Datang. Setelah lama bercerita Raden Datang diperkenankan untuk tinggal bersama Mamiq Butuh dan  diangkat  menjadi anak  angkat.  Selang  beberapa  waktu  kemudian  Raden  Farnas akhirnya kembali pulang. Mamiq Butuh sangat senang dan sangat terhibur hatinya berarti kini  ia  telah  mempunyai  dua  anak  angkat  untuk  membantu  menggembalakan kerbaunya.

Hubungan  Raden  Farnas  dan  Raden  Datang  sangat  dekat  layaknya  seorang saudara kandung. Mamiq Butuh sangat berbahagia meskipun ia tidak memiliki keturunan tetapi Allah SWT mengkaruniakannya dua orang pemuda. Kasih sayang yang diberikan kepada kedua pemuda  itu  layaknya seperti anak kandungnya sendiri. Keduanya  terkenal sangat  ulet  dan  rajin. Ketekunan  dan  kerajinan Raden  Farnas  dan  raden Datang  dalam menggembalakan  kerbau  menjadi  buah  bibir  masyarakat  di  desa  Rembitan.  Kedua pemuda itu sedikitpun tidak pernah mengeluh, teman-teman sesama penggembala sangat senang  berkawan  dengan  keduanya.  Raden  farnas  dan  Raden  Datang  pun  sangat menghargai  teman-temannya,  sikap  dan  tutur  katanya  selalu  dijaga  agar  tidak menyinggung perasaan orang lain.

Setelah  tujuh  tahun  bersama  Mamiq  Butuh,  Raden  Datang  mengajukan permintaan  kepada  ayah  angkatnya.  Ia  meminta  untuk  dikhitan.  Permintaan  tersebut disambut gembira. Bukan hanya Raden Datang yang dikhitan  tetapi Raden Farnas  juga ikut dikhitan. Pada hari Kamis,  tganggal 12  (tidak disebutkan  tahunnya) dilangsungkan acara khitanan yang sangat meriah. Berbagai acara hiburan didatangkan untuk menghibur para  tamu  undangan  yang  datang.  Suguhan  berbagai  macam  makanan  serta  suara
tetabuhan  gendang  beleq,  rebana  terdengar  bertalu-talu  mengiringi  kebahagiaan masyarakat Rembitan pada waktu itu. Banyak kemudian masyarakat setempat mengikuti tatacara upacara seperti yang dilakukan Mamiq Butuh.

Masuknya  ajaran  agama  Islam  yang  mereka  terima  hanya  sebatas  keimanan, ajaran  itupun belum  terlalu sempurna, mereka menganut ajaran kepercayaan   Wetu Telu dan  pengaruh  budaya  animisme  dan  dinamisme  yang masih  kental. Adapun  kemudian yang mengikuti acara khitanan seperti  itu adalah Aman, Dona, Demin, Leman, Brahim, Samaq, Beruraq, Bika, dan Lembain. Mereka adalah teman dekat Raden Datang sesama penggembala kerbau. Tahun-tahun berikutnya banyak yang mengikuti tradisi tersebut.

Lima  tahun  setelah  dikhitan,  tepatnya  pada  hari Kamis  tanggal  13  bulan Rajab. Raden farnas dan Raden Datang mengajak teman-teman untuk bermain layang-layang di sebuah padang yaitu Lendang Batu Beleq yaitu di sebelah selatan desa Rembitan. Ketika layang-layang  naik  dengan  kencang  Raden  Datang  menyuruh  Raden  Farnas  untuk memegang  tali  layang-layang,  seketika  itu  juga Raden  Farnas melesat  ke  atas  bersama layang-layang.  Ketika  di  atas  Raden  Farnas  melihat  sekumpulan  orang  mengelilingi kotak  hitam  dan  mengelilinginya.  Akhirnya  dijawab  oleh  Raden  Datang  bahwa  yang dilihat itu adalah Ka’bah dan orang yang keliling itu adalah sedang bertawaf mengelilingi Ka’bah.  Kejadian  inipun  disaksikan  secara  nyata  oleh  teman-temannya  dan  apa  yang dilihat adalah sama seperti yang dilihat oleh raden Farnas.

Kejadian  ganjil  berikutnya  adalah  Raden  datang menyruh  Raden  Farnas  untuk menunggu kerbaunya sementara ia mau pergi shalat Jum’at di Makkah dan berjanji akan membawakan teman-temannya Bagek Mekah (kurma). Tiga jam kemudian Raden Datang kembali  dengan  membawa  sekarung  kurma  yang  dijanjikan  kepada  teman-temannya. Para sahabatnya kembali terheran-heran dan menanyakan tentang Makkah, shalat Jum’at, akan tetapi Raden Datang kemudian menjelaskan secara rinci. Berita ini kemudian tersiar sampai  ke  pelosok  desa  dan  kampung.  Berita  tentang  karomah  dan  kewalian  Raden Datang membuat masyarakat Rembitan terkagum-kagum dan mereka mulai mempercayai bahwa Raden Datang benar-benar seorang Waliyullah.

Semenjak  peristiwa  itu, masyarakat  desa Rembitan  semakin  tunduk  serta  yakin dengankeshalehan Raden Datang. Sebagai seorang wali beliau memiliki kharomah yang tinggi,  kekaroimahan  yang  sulit  ditunjukkan  dengan  pikiran  waras.  Kelebihan  yang diberikan  oleh  sang  pencipta menembus  batas  akal  pikiran  sehat,  logika  . masyarakat mulai mengikuti sikap dan prilaku Raden Datang yang biasa shalat Jum’at. Raden Datang kemudian mengajak masyarakat  untuk membangun masjid.  (Masjid  tersebut  terletak  di sebuah Gunung di desa Rembitan).

Setelah sekian lama bersama Mamiq Butuh kesedihanpun mulai menimpa Raden Datang.  Mamiq  Butuh  sakit-sakitan  kemudian  meninggal  dunia.  Selang  tujuh  tahun kemudian  Inaq  Butuhpun  meninggal  dunia.  Belum  kering  air  mata  kesedihan  Raden Datang, tujuh tahun kemudian Raden Farnas menyusul. Hari-hari dilaui seperti biasanya menggembala  kerbau  bersama  teman-temannya.  
Pada  suatu  ketika  Raden  Datang menunjukkan gelagat yang aneh. Ia menggali lubang. Prilaku ini menimbulkan keheranan bagi  teman-temannya.  Ia berpesan “lakukanlah apa yang menjadi pekerjaan kalian. Aku hanya ingin istirahat dalam lubang tanah ini”. Iapun masuk ke dalam lubang, sampai tiga kali  teman-temannya  memeriksanya  tetapi  ia  masih  terlihat  sedang  tertidur.  Tetapi keempat  kalinya  setelah  waktu  Isya.  Raden  datang  menghilang  dari  tempat pembaringannya.  Masyarakat  Rembitan  sangat  sedih  dengan  berita  menghilangnya Raden  Datang.  Karomah  dan  kewaliannya  betul-betul  nyata  sehingga  disebut  “Wali Nyatoq” 
Sumber : http://www.munsypedia.blogspot.com/

Pantai Pink Di Desa Sekaroh, Jerowaru, Lombok Timur


Pantai Pink Di Desa Sekaroh, Kecamatan Jerowaru, Lombok Timur, NTB | Anggi Rocker| Pantai Pink Ini sebenarnya bernama Pantai Tangsi. Disebut sebagai Pantai Pink karena warna pasirnya yang di dominasi oleh warna Pink.  Pantai yang berlokasi di desa kecil Sekaroh, Kecamatan Jerowaru Kabupaten Lombok Timur ini merupakan bagian dari Pantai Tanjung Ringgit, namun karena lokasi dan infrastruktur Jalan yang mungkin kurang memadai sehingga Pantai Pink ini menjadi tidak terekspose media dan wisatawan.
Pantai Pink Di Pulau Lombok timur - munsypedia.blogspot.com 
Tangsi dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia diartikan dengan kata “asrama” atau “barak”. Entah bagaimana sejarah awal mulanya, namun jika melirik dari keadaan lingkungan sekitarnya, mungkin di tempat ini dulunya adalah lokasi yang dijadikan markas tentara Jepang. Hal itu dibuktikan dengan adanya gua buatan dan juga sebuah Meriam peninggalan Penjajah Jepang.
Satu hal yang menjadi daya tarik dari Pantai Tangsi / Pantai Pink adalah pasirnya yang berwarna Pink alias Merah Muda. Di Indonesia cuma ada dua lho pantai yang berpasir Pink, salah satunya adalah yang berlokasi di Pulau Komodo NTT. Kalau dilihat lebih dekat, sebenarnya warna asli pasir Pantai ini sebenarnya putih, namun karena bercampur dengan serpihan serpihan terumbu karang yang berwarna pink, seiring prosesi alam lalu serpihan serpihan terumbu karang ini kemudian menyatu dan membentuk warna merah muda, apalagi saat terkena air laut dan terpapar sinar matahari, sehingga warna Pink nya jelas sekali terlihat.
meriam jepang di pantai pink lombok timur -  munsypedia.blogspot.com
Meriam peninggalan Jepang.
Selain pasir pantainya yang berwarna khas pink, Pantai ini juga memiliki panorama alam yang sangat mengesankan. Dikelilingi oleh tebing - tebing yang cukup tinggi dengan berugak (semacam pondok/pendopo) diatasnya yang disediakan untuk  para wisatawan menikmati hamparan lautan lepas. Pemandangan dari atas tebing juga akan membuat anda terpukau dengan panorama indah dibawah tebing. Aroma air laut yang khas, belaian hembusan angin dan suara ombak yang membentur karang membuat hati siapapun yang berkunjung kesini menjadi tenang.
Untuk mencapai lokasi Pantai Tangsi / Pantai Pink membutuhkan waktu dua jam dari Kota Mataram, jarak yang lumayan jauh. Rutenya sama persis dengan Rute menuju Tanjung Ringgit, karena memang lokasi keduanya berdekatan. Hanya saja Pintu masuk Pantai Tangsi berada di sebelah kiri, sekitar 1 KM sebelum Tanjung Ringgit. Nah di Pintu masuknya itu ada petunjuk/ rambu kecil disebelah kiri jalan bertuliskan “Pantai PINK 50 meter”
Pantai Pink  memiliki arus yang cukup tenang dengan deburan ombak yang sangat kecil, sehingga asik untuk bermain - main dan tidak membahayakan. Jika sempat bersnorkeling, maka anda akan dibuat takjub oleh terumbu terumbu karangnya yang sangat indah. Walaupun sebagian titik terumbu terumbu karang yang terlihat hanya berupa sisa sisa terumbu karang yang sudah hancur oleh jangkar - jangkar perahu para Nelayan.

Beberapa Foto Pantai Pink Di Pulau Lombok

Pantai Pink Di Pulau Lombok timur - munsypedia.blogspot.com
Pantai Pink Di Pulau Lombok timur - munsypedia.blogspot.com
Pantai Pink Di Pulau Lombok timur - munsypedia.blogspot.com
Pantai Pink Di Pulau Lombok timur - munsypedia.blogspot.com
Pantai Pink Di Pulau Lombok timur - munsypedia.blogspot.com
Pantai Pink Di Pulau Lombok timur - munsypedia.blogspot.com
Pantai Pink Di Pulau Lombok timur - munsypedia.blogspot.com
Pantai Pink Di Desa Sekaroh, Jerowaru, Lombok Timur

Sejarah Asal Usul Nama Lombok | Cerita Rakyat Sasak Lombok


Sejarah Asal Usul Nama Lombok | Cerita Rakyat Suku Sasak Lombok - Pulau Lombok luasnya sepertiga dari luas Pulau Sumbawa. Namun, penduduk Nusa Tenggara Barat yang berjumlah lebih dari tiga juta, dua pertiganya tinggal di Pulau Lombok. Hal ini terjadi karena Pulau Lombok lebih subur dari Pulau Sumbawa. Penduduk Pulau Lombok adalah orang Sasak. Mereka sebagian besar memeluk agama Islam.
pulau lombok 
Lombok dan Sasak adalah dua nama yang tidak bisa dipisahkan. Nama Lombok untuk sebutan pulaunya, nama Sasak untuk sebutan suku bangsanya. Lombok berasal dari bahasa Sasak; “lombo,” artinya “lurus”. Sasak sebenarnya berasal dari “sak-sak” yang artinya “perahu bercadik”.
Namun, banyak orang yang salah mengerti. Lombok diartikan “cabe” sehingga ada yang mengartikan pulau Lombok sebagai “pulau pedas”. Padahal cabe dalam bahasa Sasak adalah “sebia” (dibaca “sebie”)
 [ Sejarah Asal Usul Nama Lombok | Cerita Rakyat Suku Sasak Lombok ]
Cerita di bawah ini akan menjelaskan asal usul mengapa disebut Lombok dan Sasak. Nama Lombok dalam berbagai cerita lisan maupun tertulis dalam takepan lontar adalah salah satu nama dari Pulau Lombok. Nama lain yang sering disebut adalah pulau “Meneng” yang berarti “sepi”. Ada yang menyebut “Gumi Sasak”, ada yang menyebut “Gumi (bumi) Selaparang”, sesuai dengan nama salah satu kerajaan yang terkenal di Lombok pada zaman dulu, yaitu kerajaan Selaparang.
  [ Sejarah Asal Usul Nama Lombok | Cerita Rakyat Suku Sasak Lombok ]
Pulau Lombok sejak zaman kerajaan Majapahit sudah terkenal. Hal ini terbukti dengan disebutnya dalam buku Negarakertagama yang ditulis oleh Empu Prapanca. Negarakertagama ditemukan juga di Lombok.
Legenda masyarakat Sasak menceritakan bahwa pada zaman dahulu kala, kerajaan Mataram Lama di Jawa Tengah dipimpin oleh seorang raja wanita bernama Pramudawardhani yang kawin dengan Rakai Pikatan. Konon sang Permaisuri adalah seorang ahli pemerintahan, sedangkan sang suami ahli peperangan. Kekuasaannya ke barat sampai ke Pulau Sumatra, ke timur sampai ke Pulau Flores. Ketika itulah banyak rakyat Mataram pergi berlayar ke arah timur melalui Laut Jawa menggunakan perahu bercadik.
  [ Sejarah Asal Usul Nama Lombok | Cerita Rakyat Suku Sasak Lombok ]
Tujuan mereka berlayar tidak diketahui secara pasti. Apakah untuk memperluas kekuasaan atau menghindari kerja berat, karena pada saat itu Candi Borobudur, Candi Prambanan, dan Candi Kalasan sedang dibangun oleh sang raja.
Demikianlah mereka berlayar lurus ke timur dan mendarat di sebuah pelabuhan. Pelabuhan itu diberi nama Lomboq (lurus), untuk mengenang perjalanan panjang.
Mereka lurus ke timur tersebut. Selanjutnya, Lomboq kini tidak hanya menjadi nama pelabuhan tempat perahu itu mendarat, tetapi juga menjadi nama pulau Lomboq yang kemudian berubah menjadi Lombok. Mereka berlayar menggunakan perahu bercadik yang disebut “sak-sak”, dan jadilah mereka dinamakan orang Sak-Sak Yang berarti orang yang datang menggunakan perahu. Kemudian, mereka membaur dengan penduduk asli. Pada waktu itu, di Pulau Lombok telah ada kerajaan yang disebut kerajaan Kedarao (mungkin sekarang Sembalun dan Sambelia). 
  [ Sejarah Asal Usul Nama Lombok | Cerita Rakyat Suku Sasak Lombok ]
Mereka kemudian mendirikan kerajaan Lombok yang berpusat di Labuhan Lombok sekarang. Kerajaan Lombok menjadi besar, berkembang dalam lima abad, hingga dikenal di seluruh Nusantara, sebagai pelabuhan yang dikunjungi oleh para pedagang dari Tuban, Gresik, Makasar, Banjarmasin, Ternate, Tidore, bahkan Malaka. Jika datang ke Lombok, orang Malaka membeli beras, tarum, dan kayu sepang.
Kerajaan Lombok kemudian dikalahkan oleh kerajaan Majapahit. Raja dan permaisurinya lari ke gunung dan mendirikan kerajaan baru Yang diberi nama Watuparang yang kemudian terkenal dengan nama kerajaan Selaparang.
Kapan nama Lomboq berubah menjadi Lombok, dan nama Sak-Sak berubah menjadi Sasak tidak diketahui secara pasti. Yang jelas sekarang pulaunya terkenal dengan nama Pulau Lombok dan suku bangsanya terkenal dengan nama suku Sasak. Nama Selaparang Sudah diabadikan menjadi nama sebuah jalan protokol dan nama lapangan terbang di Mataram, ibu kota provinsi Nusa Tenggara Barat.

Batu Golog, Cerita Rakyat Padamara Lombok Timur NTB

Batu Golog, Cerita Rakyat Padamara Lombok Timur NTB | Ini adalah Sebuah Cerita Rakyat dari Desa Padamara, Kecamatan Sukamulia, Lombok Timur, NTB. Pada jaman dahulu di daerah Padamara dekat Sungai Sawing hiduplah sebuah keluarga miskin. Sang istri bernama Inaq Lembain dan sang suami bernama Amaq Lembain. Mata pencaharian mereka adalah buruh tani. Setiap hari mereka berjalan kedesa desa menawarkan tenaganya untuk menumbuk padi. Kalau Inaq Lembain menumbuk padi maka kedua anaknya menyertai pula. Pada suatu hari, ia sedang asyik menumbuk padi. Kedua anaknya ditaruhnya diatas sebuah batu ceper didekat tempat ia bekerja.

batu golog dari desa padamara, lombok timur, NTB - http://munsypedia.blogspot.com/Anehnya, ketika Inaq mulai menumbuk, batu tempat mereka duduk makin lama makin menaik. Merasa seperti diangkat, maka anaknya yang sulung mulai memanggil ibunya: "Ibu batu ini makin tinggi." Namun sayangnya Inaq Lembain sedang sibuk bekerja. Dijawabnya, "Anakku tunggulah sebentar, Ibu baru saja menumbuk."

Begitulah yang terjadi secara berulang-ulang. Batu ceper itu makin lama makin meninggi hingga melebihi pohon kelapa. Kedua anak itu kemudian berteriak sejadi-jadinya. Namun, Inaq Lembain tetap sibuk menumbuk dan menampi beras. Suara anak-anak itu makin lama makin sayup. Akhirnya suara itu sudah tidak terdengar lagi.

Batu Goloq itu makin lama makin tinggi. Hingga membawa kedua anak itu mencapai awan. Mereka menangis sejadi-jadinya. Baru saat itu Inaq Lembain tersadar, bahwa kedua anaknya sudah tidak ada. Mereka dibawa naik oleh Batu Goloq.

batu golog dari desa padamara, lombok timur, NTB - http://munsypedia.blogspot.com/Inaq Lembain menangis tersedu-sedu. Ia kemudian berdoa agar dapat mengambil anaknya. Syahdan doa itu terjawab. Ia diberi kekuatan gaib. dengan sabuknya ia akan dapat memenggal Batu Goloq itu. Ajaib, dengan menebaskan sabuknya batu itu terpenggal menjadi tiga bagian. Bagian pertama jatuh di suatu tempat yang kemudian diberi nama Desa Gembong olrh karena menyebabkan tanah di sana bergetar. Bagian ke dua jatuh di tempat yang diberi nama Dasan Batu oleh karena ada orang yang menyaksikan jatuhnya penggalan batu ini. Dan potongan terakhir jatuh di suatu tempat yang menimbulkan suara gemuruh. Sehingga tempat itu diberi nama Montong Teker.

Sedangkan kedua anak itu tidak jatuh ke bumi. Mereka telah berubah menjadi dua ekor burung. Anak sulung berubah menjadi burung Kekuwo dan adiknya berubah menjadi burung Kelik. Oleh karena keduanya berasal dari manusia maka kedua burung itu tidak mampu mengerami telurnya.

("Batu Goloq," Cerita Rakyat Nusa Tenggara Barat, Jakarta: Departemen P dan K, 1981, hal. 21-25).
Sumber : http://munsypedia.blogspot.com/

Cerita Dongeng Dari Pulau Lombok | Legenda Suku Sasak

  - Man uah batur ? Arak sopok cerite.. Judulna "Sandal Tak Tahu Diri " . Simak baik baik..

Cerita Dongeng Dari Pulau Lombok | Legenda Suku SasakDahulu kala hiduplah seorang raja. Baginda raja itu memiliki sepasang sandal dari kulit kerbau. Kedua sandal itu merupakan pasangan suami-istri. Sang suami disebut Papuq Mame (papuk = kakek, mame = laki-laki ) dan sang istri disebut Papuq Nine (nine = perempuan ). Karena ini cerita dongeng  jadi sepasang sandal ini bisa bicara.
Pada suatu malam, ketika sang raja tengah tidur sandal ini ( dalam bahasa Lombok disebut Lelampak ) terlihat khawatir. Pasalnya setiap musim hujan sang Raja sering memakai mereka karena raja merasa jika lelampak ini enak digunakan ditanah yang basah. Tak heran banyak tikus yang sering mengintai mereka karena meraka mengeluarkan bau yang digemari tikus.
“Puqen..”panggil lelampak jantan kepada istrinya.
“ya.”
“jika kita begini terus selalu diintai oleh para tikus itu kita bisa jadi mangsa mereka. Bagaimana jika kita memohon kepada Tuhan agar dijadikan sepasang tikus?”
“jika begitu kemauan mu aku menurut saja sebagai istri”jawab lelampak betina.
Mereka pun lalu berdoa kepada Tuhan. Atas kuasa-Nya jadilah lelampak itu sepasang tikus yang gagah.
Kebisingan yang sering terjadi pada malam hari ketika tikus-tikus mencari makan membuat sang raja meminta pengawalnya mencarikan kucing untuknya. Banyaknya kucing yang dipelihara raja membuat kedua tikus jelmaan lelampak itu kuatir. Mereka lalu berdoa untuk dijadikan sepasang kucing.
Akhrinya mereka menjadi sepasang kucing. Mereka sangat disayang oleh baginda raja dan permaisurinya karena kelincahan mereka dalam menangkap tikus serta bulu mereka yang bagus. Namun pada suatu hari kucing itu mulai merasa gelisah lebih tepatnya iri. Mereka iri kepada anjing yang selalu dibawa sang raja dalam berburu. Mereka ingin dijadikan anjing pemburu. Dan demikianlah akhirnya mereka kembali diubah menjadi sepasang anjing pemburu yang lincah dan pandai berburu. 
Raja amat menyayangi mereka. Tapi lagi-lagi kedua jelmaan ini tak menerima keadaan mereka yang telah menjadi anjing. Keduanya merasa kebebasan mereka terganggu serta banyak yang memusuhi mereka sebab kepintaran dan kelincahan mereka. Kemudian mereka pun berdoa untuk dijadikan raja dan ratu. Keinginan merekapun tercapai mereka menjadi sepasang raja dan ratu. Kerajaan mereka cukup megah dan mulai banyak pengikutnya. Keadaaan ini lalu sampai ketelinga sang raja yang merupakan majikannya dulu. Lalu tanpa berfikir lagi, sang raja menyuruh pasukannya untuk menyerang kerajaan yang baru saja dibangun oleh sepasang jelmaan itu. Karena kerajaan mereka masih baru, pasukan mereka tak sebanding dengan raja. Akhirnya habislah kerajaan mereka.
Kedua lelampak yang telah menjadi manusia ini pun sakit hati atas kekalahan mereka. Sang istri lalu menyarankan agar mereka kembali kekerajaan dan menjadi abdi disana. Tapi keegoisan sang suami membuat sang istri tak dapat berbuat apa-apa. Sang suami mendesak sang istri untuk menyetujui usulnya untuk yang kesekian kalinya. Sang suami ingin dijadikan sebagai Tuhan. Terpaksa sang istri menurutinya. Kemudian keduanya pun mulai berdoa. Namun ketika doa mereka selesai, seketika papuq mame dan papuq Nine berubah kembali menjadi sandal.

Cara Meningkatkan Page rank - traffic blog dengan cepat


Cara meningkatkan PageRank dan speed " traffic blog ", hanya diperuntukkan bagi anda yang menginginkan pageRank tinggi dan traffik blog yang sangat banyak secara instan. Cara meningkatkan page rank dengan cepat atau traffic blog speed adalah dengan cara penyebaran link menggunakan sistem Multi Level Marketing? heheh,,, kedengaran aneh tapi sow Manjur Lho.. ga percaya? buktikan aja Tips ini.." Cara Meningkatkan Traffik " atau bahasa lainnya Teknik SEO
kali ini saya mau mencoba mengajak anda semua untuk memanfaatkan kedahsyatan faktor kali dan kecepatan penyebaran ini dalam bentuk Backlink Gratis. Cara Meningkatkan PageRank dan Traffic Blog dengan cepat ternyata cukup mudah. Yang perlu anda lakukan adalah meletakkan link-link berikut ini di blog atau artikel atau silahkan langsung COPAS (copy Paste) artikel ini. ( semuanya ) ke Blog Anda
  1. Anggi rocker ( Inspirasi Kita )
  2. Dunia Informasi Haztak Blog'z 
  3. Cheat Ninja Saga
  4. Free Download Game
  5. Cara Membuat Blog
  6. Bisnis Investasi Terbaik
  7. Bisnis Internet
  8. Artikel Gratis
  9. Intuisiblog
  10. SEOjaguars
  11. Iklan baris
  12. Ki Dukun
  13. Blogobusiness
  14. Rosandika
  15. Brojomusti
  16. Zona Tutorial Blog
  17. Zona Review Blog
  18. Zona Tutorial Bisnis
  19. Ilmu
  20. Sang Pengawas
  21. Gendhogo Al-Ikhlas
  22. Gema Hati
  23. Blogger Indonesia
  24. SEO macan
  25. Pakde SEO 
  26. Hunter X Hunter Subtitle Indonesia
  27. google
  28. Facebook
  29. Naruto Shippuden Subtitle Indonesia
  30. Tema E63 E71 Full Icon
  31. Games 320x240
  32. Kumpulan trik & Tips
  33. Master
Cara Kerja, pertama-tama anda meletakkan link blog anda beserta anchor text seperti susunan diatas,( jangan sampe link blog hilang itu yg terpenting ) kemudian anda hapus nomer urut ke 33 dari daftar, sehingga semua peserta naik 1 level.Yang semula berada di nomor 1 jadi nomor 2, nomor 2 jadi 3, dst. contoh Meraung tak tentu pasal no. 2 dan no 1 menjadi blog anda. masukkan link blog anda di posisi nomer satu (1) atau paling atas sendiri.Jika tiap peserta mampu mengajak 5 orang saja, maka jumlah backlink yang akan didapat adalahKetika posisi blog anda 1, jumlah backlink = 1

Posisi 2, jml backlink = 5
Posisi 3, jml backlink = 25
Posisi 4, jml backlink = 125
Posisi 5, jml backlink = 625
Posisi 6, jml backlink = 3,125
Posisi 7, jml backlink = 15,625
Posisi 8, jml backlink = 78,125
Posisi 9, jml backlink = 390,625
Posisi 10, jml backlink = 1,953,125
dst.


Jika anda memasang sampai posisi 10 saja, dan semuanya menggunakan kata kunci (anchor text) yang anda inginkan. Dari sisi SEO, anda sudah mendapatkan 1,953,125 backlink dan efeknya sangat luar biasa, jika pengunjung web para downline anda mengklik link itu, otomatis blog anda akan mendapat tambahan traffic.
Nah, silahkan copy paste artikel Cara Cepat Meningkatkan Page Rank Dan Traffic Blog, dan hilangkan peserta nomor 33 lalu tambahkan link blog/website anda di posisi 1. Ingat, anda harus mulai dari posisi 1 agar hasilnya maksimal.

cerpen Tunggu aku di Eiffel! keren


Oleh : Amrina Rosyada

Karin masih duduk di depan laptopnya. Memandangi laptopnya dengan pandangan kosong. Tiba-tiba Nana menghampirinya. “Hei, kok masih disini? Udah azan tuh.” ajak Nana,  sambil menepuk pelan pundak Karin. “Iya, Bentar”. “Kenapa? Kamu ada masalah? Cerita dong, hehehe”, goda Nana. “Mm, nggak kok. Ya udah, ayo kita shalat.”. Karin berusaha mengalihkan perhatian Nana. Mereka berdua berjalan menuju masjid yang cukup besar yang berdiri di pekarangan sekolah. Sudah menjadi kebiasaan, kalau mendengar azan, masjid akan ramai dengan murid-murid yang akan mengerjakan shalat.

Saat perjalanan menuju masjid, mereka melewati sebuah tempat yang dikerumuni banyak orang. “Nana, itu apa ya?” tanya Karin. “Gak tau. Nanti aja ngeliatnya, ke masjid dulu.” kata Nana. Mereka sampai di masjid dan mengerjakan shalat Zuhur. Di perjalanan dari masjid ke kelas, mereka menghampiri tempat yang tadi dikerumuni banyak orang. Ternyata ada pengumuman lomba karya tulis. Karin berniat mengikuti lomba itu. “Nana, kamu ikut ya?” ajak Karin. “Nggak ah, aku nggak bisa buat karya tulis.” tolak Nana halus. “Ya udah, temenin aku daftar ya nanti.”pinta Karin. “Oke”.

Seminggu sudah Karin mengerjakan karya tulis yang akan dilombakan. Ternyata Tino, teman cowok sekelasnya yang pintar juga ikut lomba itu. Banyak juga yang berminat dengan lomba itu, pikir Karin. Bahkan Daffa, pacar Karin yang katanya jago di lapangan hijau ikutan juga lomba itu. Kedengarannya aneh, pikir Karin lagi-lagi.

Malam itu, di kamar, Karin masih berkutat di depan laptopnya. Tiba-tiba handphonenya berbunyi. Ada sms dari Daffa. “ Karin, kamu ikut lomba karya tulis kan? Aku, Maurah, dan teman-teman yang lain dari kelasku juga ikut. Kita bisa kerja bareng? Kamu kan pintar dalam hal menulis” . Begitu bunyi sms dari Daffa. “Terserah kamu, aku nggak keberatan.” Balas Karin dalam smsnya. “Bagaimana bisa Daffa tertarik ikut lomba begitu? Bukannya dia paling males dengan buku, trus Maurah itu kan cewek centil yang suka  sama Daffa, kok dia juga ikut sih” pikir Karin sambil manyun.

Tino baru masuk kelas, terlalu pagi. Suasana masih sepi. Hanya ada Karin dan dua anak perempuan lain. Tino mendekati Karin. “Hei cewek jutek.”sapa Tino sambil tersenyum. Karin melengos sambil manyun. Karin termasuk cewek yang ambisius, pintar , dan serius. Dia memang pacaran dengan Daffa, tetapi Karin menganggap hubungan mereka hanya hubungan teman biasa. Tetapi walaupun begitu Karin peduli banget sama Daffa, dan juga teman-temannya. “Yah, marah deh. Bercanda doang.”bujuk Tino.  Karin masih diam dan terpaku dengan buku yang sedang dibacanya. “Serius banget sih. Eh, pulang ini bisa revisi karya tulis aku bentar nggak?” tanya Tino. Karin menoleh. “Bentar aja ya? Soalnya aku mau kerja bareng sama Daffa.”jawab Karin. “Iya bentar doang.”

Bel masuk berbunyi. “Hampir telat, aduh” ujar Nana setengah berlari ke kelas. “Ah, kamu kebiasaan, Na” kata Karin. “Iya, maaf. Kita tampil nyanyi kan jam pertama ini.”tanya Nana. “Iyadong, lagu Tanah Air ku sama Gending Sriwijaya. Gimana, udah siap?”tanya Karin.  “Sip”.

Pukul 14.30, bel pulang berbunyi. Karin berjalan menuju ke taman sekolah. Taman sekolah sangat nyaman. Ada banyak pepohonan rindang, berbagai jenis bunga, dan tempat bersantai yang sejuk. Di taman sekolah juga termasuk area hotspot, jadi nggak heran kalo banyak murid yang betah berlama-lama di taman itu dengan laptopnya. Karin menunggu Daffa sudah hampir 10 menit.

Tak lama kemudian, Daffa datang dengan Maurah. Karin mengernyitkan dahi melihat mereka berdua. “Yang mau dibantuin siapa? Kamu aja kan?” tanya Karin. “Tadinya emang cuma aku aja. Tapi tadi Maurah maksa buat ikut kerja bareng.”jawab Daffa. “Jadi?” tanya Karin yang mulai badmood. “Yaudah, kita bertiga aja ya?”kata Daffa. “Kalo bukan karena kamu, aku nggak bakal mau nerima cewek centil ini” jawab Karin. Maurah melotot, dan tersenyum sinis.


Saat mengerjakan karya tulis, Karin merasa risih. Ia merasa yang pacar Daffa adalah Maurah, bukan dia. 30 menit berlalu. “Kamu mau kerja bareng dia atau sama aku?”tanya Karin yang mulai marah. “Kok gitu”Daffa balik bertanya. “Kamu tuh dari tadi cuma ngobrol sama dia ngebahas yang nggak penting!” jawab Karin dengan suara yang lebih tinggi. “Kamu mau tau kenapa? Karena selama aku pacaran sama kamu, kamu nggak pernah perhatiin aku, dan kamu juga nggak asyik kayak Maurah.”bentak Daffa.

“Oh, bener kan. Jadi emang udah lama kamu deket sama cewek centil ini. Silahkan aja. Eh, Daffa denger ya, aku sampai kapanpun nggak bakal mau pacaran dengan gaya centil dan norak kayak kamu dengan dia tuh. Lagian kamu kira selama ini aku tertarik sama cowok yang bodoh dan nakal kayak kamu! Putus!” bentak Karin, bahkan lebih keras dari Daffa.

Karin berlari membawa laptopnya menuju musholla. Disana ia langsung ke toilet. Ia menangis dan berusaha memadamkan kemarahannya. Ia bahkan nggak sadar ada yang memperhatikannya sejak ia masuk toilet. Nana dan Alisya.

Setelah mencuci muka, ia baru sadar bahwa ada Nana dan Alisya. Karin langsung berhambur memeluk dua sahabatnya. “Putus?” tanya Nana lembut. Karin mengangguk. “Syukur deh, akhirnya kamu bisa lepas dari cowok nakal itu.”celetuk Alisya. Karin mengangguk lagi, tersenyum, dan kembli memeluk dua sahabatnya. “Kamu pasti beum shalat Ashar. Ayo cepetan shalat dulu sana” suruh Alisya. Tanpa berkata apa-apa, Karin mengambil wudhu, dan mengerjakan shalat Ashar.


Setelah selesai mengerjakan shalat Ashar, Karin dan dua temannya pergi ke warung yang ada di depan sekolah. Keadaan sudah lebih baik. Mereka makan bersama, sambil bercanda dan tertawa-tawa. “Karin, kamu sedih nggak putus dari Daffa?’tanya Nana pelan-pelan. “Nggak kok. Emang dari awal pacaran, aku nggak tertarik kok sama dia. Jadi, putus juga nggak masalah”jawab Karin santai.

“Bener?”Alisya ikutan bertanya. “Iya.”jawab Karin mantap. “Yang kamu nangis tadi?”tanya Nana. “Kamu kan tau, kalo aku udah kelewat marah, pasti nangis. Aku sama sekali nggak sedih kok, lagian dia nggak pantes ditangisi. Kan aku punya Allah”ucap Karin sambil tersenyum. “Alhamdulillah”  Alisya dan Nana menyahut kompak.

Siang itu Karin duduk diteras depan rumah sambil menatap ke taman yang dipenuhi banyak bunga.Tiba tiba mama datang mengagetkannya.”Karin, mama dan papa mau pergi ke mall. Kamu mau ikut?”tanya Mama. “Oke ma, Karin ganti baju bentar.”jawab Karin.

Sesampainya di Mall, mereka membeli beberapa barang untuk keperluan masing-masing. Sekitar satu jam kemudian, mereka menuju ke sebuah restoran untuk makan. Ketika tengah makan, tiba-tiba seorang wanita separuh baya datang bersama seorang anak laki-laki yang kira-kira seumuran dengan Karin. Mama Karin terkejut, dan langsung memeluk perempuan itu. Ternyata perempuan itu adalah sahabat kecil mama Karin yang juga merupakan mama Tino. Akhirnya mereka makan bersama.

“Na, tadi aku ke mall. Trus ketemu sama Tino dan mamanya. Ternyata mama Tino tuh temennya mama aku, Na.”kata Karin di telepon. “Ah, masa? Unik ya?”. “Yee.. unik apa. Nyebelin, tadi aku malah disuruh temenin Tino beli buku, padahal aku mau beli jilbab.”curhat Karin. “Hahaha, nggak apa-apa Karin, nanti beli jilbabnya besok aja sama aku dan Alisya.”hibur Nana. “Oke, sip. Makasih Nana.” Karin menutup teleponnya.



Besoknya di sekolah.. “Tino, maaf ya. Kemarin aku nggak sempet revisi karya tulis kamu.”kata Karin. “Nggak apa-apa. Aku udah merevisi sama Tano kok.”jawab Tino. “Tano itu siapa?”tanya Karin. “Tano itu kembaran aku. Tapi sekolahnya nggak sama kayak aku.”jawab Tino. “Oo. Eh, hari ini aja kita kerjain karya tulis bareng-bareng di taman”. “Oke”.

Sepulang sekolah Karin dan Tino belajar bersama. Selesai dari belajar bersama, Karin dan teman-temannya pergi ke mall untuk membeli jilbab dan keperluan lain. Karya tulis sudah dikumpul. Pengumuman hanya tinggal 3 hari lagi.

Tak terasa, pengumuman lomba sudah terbit. Dan hasilnya, Karin menjadi pemenang lomba karya tulis. Karin senang sekali, dan ia merayakan bersama kedua temannya dan Tino.


Waktu terasa begitu cepat, hari-hari Karin berjalan begitu saja. Tiga bulan lagi mereka akan mengikuti Ujian Nasional. Setelah Ujian Nasional, mereka melanjutkan ke Universitas pilihan masing-masing. Karin berniat melanjutkan ke Universitas Padjajaran, sedangkan Tino akan melanjutkan ke Universitas Brawijaya. Itu berarti Tino akan pindah kota. Entah kenapa, sejak Karin dekat dengan Tino, ia merasa bahagia dekat dengan Tino. Ia sudah menganggap Tino sebagai sahabat.
Di kelas, saat jam istirahat, Karin, Tino dan teman-temannya ngobrol bersama. “Karin, kamu mau lanjut kemana?”tanya Tino. “Maksud kamu kuliah?”tanya Karin balik. Tino mengangguk. “Pengen ke Unpad, Bandung. Ya, di kota ini aja, soalnya nggak mau jauh dari orang tua, hehe” jawab Karin. “Yee, udah gede juga”olok Tino. “Biarin. Kamu mau kuliah dimana?”tanya Karin. “Unbraw, Malang”jawab Tino singkat.

Karin yang semula duduk, langsung berdiri. “Malang? Berarti kamu pindah kota dong?”ucap Karin dengan muka memelas. “Iya, emangnya kenapa?”tanya Tino dengan nada menggoda. “Nggak apa-apa, ya bukan apa-apa kok.”sambar Karin cepat. Aku mungkin nggak bisa ketemu lagi sama cowok pintar dan nyebelin kayak kamu, pikir Karin. Nana melirik ke Alisya. “Yaudah, mulai minggu depan kita belajar bareng yuk, nanti bergilir ke rumah siapa”usul Nana. “Oke” sahut teman-teman bersama.

            Karin masih terbayang tentang Tino yang akan kuliah ke Malang. Mungkinkah dia bisa punya sahabat kayak Tino lagi? Mungkinkah dia bisa ketemu lagi?. Siang itu, Karin duduk sendirian di taman sekolah. “Sendirian aja?” Tino menyapa. “Bikin kaget aja. Ayo, duduk sini”ajak Karin. Tino melirik ke laptop Karin. “Subhanallah, Eiffel.” Tino terkagum dengan gambar Menara Eifffel yang ada di laptop Karin. “Kamu suka Eiffel? Kok sama ya, hehehe”sambung  Karin.

            “Seandainya aku bisa ke menara Eiffel, bersama orang-orang yang kucintai.”Karin mendongak ke langit, membayangkan impiannya. “Seandainya aku bisa berada di Eiffel di saat sudah menjadi orang sukses nanti”Tino ikut berangan-angan pula.


            Ujian Nasional sudah selesai. Semua siswa-siswi telah dinyatakan lulus. Sekarang mereka tengah memprsiapkan diri untuk masuk Universitas pillihan masing-masing. Satu bulan selanjutnya mereka sudah menjadi mahasiwa di universitas masing-masing.


            Di bandara..

“Aku pergi ya,” Tino pamit kepada Karin. “Kamu sering-sering ya main ke Bandung”pesan Karin. “Sip”jawab Tino mantap. “Kamu jangan sedih gitu dong.”hibur Tino. “Gimana aku nggak sedih. Kamu itu orangnya asyik, nyari orang kayak kamu susah tau nggak.”jawab Karin sambil manyun. “Jadi maksud kamu,  aku langka gitu?”tanya Tino. Karin menjulurkan lidahnya.

“Eh, serius nih. Aku mau pergi.”kata Tino. Suasana hening. Karin mengangkat kepalanya perlahan. Tak terasa air matanya jatuh. Dadanya sesak dengan kesedihan akan perpisahan dengan Tino. Ia berusaha memaksakan untuk tersenyum, walaupun air matanya terus mengalir. Orang tua Tino yang memperhatikan mereka dari jauh, mulai mendekat dan memeluk Tino dengan erat. “Jaga diri kamu baik-baik nak.”pesan Mama Tino. “Insya Allah Ma, Pa.”jawab Tino memandangi wajah kedua orang tuanya dengan penuh rasa kasih sayang.

Tino mendekati Karin. “Kita akan ketemu lagi kan?”tanya Karin. “Insya Allah” jawab Tino. “Tunggu aku di Eiffel 5 tahun lagi tepat pada saat tahun baru”pesan Karin. “Insya Allah.”jawab Tino dengan jawaban yang sama. Karin tersenyum. “Pergilah. Jadilah orang yang membanggakan”pesan Karin. “Iya, kamu juga”jawab Tino. Karin melambaikan tangan, matanya basah oleh air mata. Tino membalas lambaian tangan Karin, dan berjalan memasuki Waiting Room.



5 tahun kemudian...

December’31th 2010

Salju menyelimuti kota Paris. Angin dingin bertiup halus, menusuk sampai ke dalam plato. Daun-daun seakan telah disihir menjadi putih bersih semua. Puncak-puncak pohon menjatuhkan salju-salju kecil karena terpaan angin. Jalanan tertimbun salju yang tebal. Tino mengencangkan platonya. Menggosokkan kedua telapak tangannya untuk mencari kehangatan. Sepatu tebal yang dipakainya masih ditembus angin. Ia sekarang berada di bawah Eiffel. Ia memandangi menara Eiffel dengan perasaan yang sangat bahagia. Menara yang selama ini ia impikan sudah ada di depan mata.


“Udah lama?” Tino dikejutkan sebuah suara yang sangat ia kenal, suara yang telah lama tak didengarnya. Tino menoleh, dan tersenyum lebar. “Aku kira kamu nggak dateng”kata Tino. “Mana mungkin aku sengaja nggak dateng. Ternyata kamu beneran menunggu aku disini ya.”ujar Karin. “Alhamdulillah. Allah yang pertemukan kita disini.”jawab Tino.

Mereka makan malam di sebuah restoran sekitar menara Eiffel. Keduanya sangat menikmati suasana indah dibawah Menara Eiffel. Mereka saling bercerita tentang pengalaman mereka 5 tahun sebelumnya. Sekarang Karin adalah seorang Dokter ahli Farmakologi. Sedangkan Tino adalah pengusaha muda yang sukses di Paris.

Menjelang tengah malam, suasana semakin ramai. Eiffel begitu indah di malam hari. Tak heran banyak orang yang mengimpikan bisa menikmati keindahan Eiffel. Tino masih menghirup cokelat panas di gelasnya. “Aku seneng banget bisa ketemu kamu lagi, di bawah menara Eiffel lagi.”kata Karin. “Aku juga seneng banget.”balas Tino sambil tersenyum. “Tino, selama ini aku kangen banget sama kamu”kata Karin. “Hahaha, cewek jutek kangen juga ya?”goda Tino. Karin manyun. “Eh iya iya, aku juga kangen sama kamu kok”kata Tino buru-buru, sebelum Karin marah. “Kamu percaya nggak kalo usaha yang sungguh-sungguh dan selalu berdoa itu bakalan berhasil?”tanya Tino. “Aku percaya”jawab Karin tersenyum.


“I love you”Tino membuat suasana hening. Sunyi. Karin keluar restoran dan berlari menuju Eiffel. Tino takut kalau Karin kecewa dan marah kepadanya.Tino pun berlari mengikuti Karin. Karin berhenti dan berdiri di sebelah Tino. Ia berteriak “Eiffel, you must know that I Love Tinooooo”. Tino tersenyum melihat tingkah Karin. Mereka saling tersenyum, dan berteriak “Thank you Allah. We really love you”.

contoh Surat Untuk Gubernur


Assalamualaikum.

Bapak Gubernur Sumatera Barat

Seiring dengan salam, saya mendoakan semoga Bapak selalu dalam lindungan Allah SWT, dan sukses dalam menjalankan aktifitas sehari-hari. Amin.

Sebelum saya menjelaskan maksud dari surat ini, perkenalkan dulu Pak. Nama saya Ilham Mustafa, sekarang kuliah di Program Khusus Tafsir Hadis Fakultas Ushuluddin, IAIN Imam Bonjol Padang.

Pak Gubernur yang saya hormati. Untuk kemajuan Sumatera Barat tentu tidak cukup dalam lima tahun ini. dan bapak pasti tahu itu. Sebuah hal mustahil jika Pemerintah bisa sempurna melakukan hal yang sempurna dalam waktu yang singkat. Sebab kata orang no body is perfect, tidak ada manusia yang sempurna. Tetapi dengan slogan yang Bapak tawarkan “perubahan untuk lebih baik”, saya yakin itu bisa Bapak lakukan jika bersungguh-sungguh.

Ada beberapa hal yang sebetulnya butuh perhatian khusus dari pemerintah. Maka sesuai dengan misi bapak poin pertama yang berbunyi Mewujudkan Kehidupan Agama dan Adat Budaya Berdasarkan Filosofi ABSSBK. Maka hal ini harus diperhatikan.

Kenapa saya katakan demikian? Coba Bapak gubernur lihat bagaimana tatanan kehidupan agama dan adat yang di Minangkabau sekarang yang berdasarkan filosofi Adat Basani Syarak Syarak Basandi Kitabullah. Moral sudah mulai berkurang. Remaja sudah bergaya kebarat-baratan. Sehingga terjadi pergaulan bebas, perjudian, perzinaan, tawuran dan lain sebaginya. Ini sangat bertentangan dengan adat dan agama.

Kadang ada suatu hal yang lucu menurut saya. Orang yang kawin sesuku diusir dari kampung. Tetapi orang yang melakukan perzinaan hanya di nikahkan dan dibayar denda. Apakah itu adil?

Ini juga merupakan bahan renungan bagi saya. Daya harap bapak juga memikirkan hal tersebut. Mengutip kata soekarno ‘Seribu orang tua hanya dapat bermimpi, satu orang pemuda dapat mengubah dunia.” Dalam artian pemuda sekarang adalah tampuk pimpinan masa yang akan datang oleh sebab itu pemuda harus senantiasa di awasi dan di bina. Fakta sekarang di lapangan banyak pemuda yang tak tahu dengan agama apalagi adat istiadat. Kalau dulu orang yang tidak tahu nan ampek sangat dikucilkan dari masyarakat. Tapi sekarang itu tidak lagi menjadi acuan.

Ketika Bapak dilantik oleh Mendagri Gamawan Fauzi, ada pesan yang beliau sampaikan. Mungkin bapak masih ingat pesat itu. “di Minangkabau pemimpin didahulukan salangkah, ditinggikan sarantiang yang menandakan betapa pememimpin amat dekat dengan masyarakatnya.” Apalagi Bapak Gubernur merupakan seorang datuk yang disamping menjalankan tugas sebagai gubernur juga berkewajiban mengayomi kemenakan. Ketika kita melihat ke lapangan. Bisa bapak temukan mamak yang tidak dihargai lagi oleh masyarakat dan banyak contoh kasus lainnya.

Maka harapan saya, mari kita sama-sama melihat fakta di lapangan. Maka seiring berjalannya waktu saya berharap visi dan misi bapak bisa terwujud. Dan jika ada kekeliriuan bisa juga bapak lihat kembali empat landasan yang disebut dengan kato.yaitu Kato Pusako, Kato Mufakat, Kato dahulu batapati, dan Kato kudian kato bacari.

Kato Pusako adalah pepatah petitih dan segala undang-undang adat Minangkabau yang sudah diwarisi turun temurun dan sama di seluruh alam Minangkabau. Kato Pusako ini merupakan acuan tertinggi dan tidak dapat diubah. Jumlahnya sangat banyak dan merupakan kompilasi kebijasanaan yang diambil dari falsafah Alam Takambang Jadi Guru.

Kato Mufakat adalah hasil mufakat kaum dan para penghulu yang harus dipatuhi dan diajalankan bersama-sama. Mufakat di Minangkabau haruslah dengan suara bulat, dan tidak dapat dilakukan voting. Dikatakan dalam pepatah adat: Kemenakan barajo ka mamak, mamak barajo ka penghulu, Penghulu barajo ka mufakat, Mufakat barajo ka Nan Bana, Bana bardiri sandirinyo

Kato dahulu batapati, artinya keputusan yang sudah diambil dengan suara bulat itu haruslah ditepati dan dilaksanakan. Kato kudian kato bacari, artinya keputusan itu ada kemungkinan tidak dapat dijalankan karena suatu hal. Dalam hal ini harus dicari pemecahannya, dilakukan musyawarah dan dibuat kesepakatan baru. Adalah bertentagan dengan adat jika suatu keputusan harus dipaksakan, tanpa memberi peluang untuk mengajukan keberatan atau banding.

Dengan empat kato ini. Saya harap bapak bisa memahami. Jadi di dalam mengambil keputusan sesuatu yang benarlah yang harus ditegakkan. Meskipun itu dari satu orang. Selanjutnya kato dahulu batapati. Saya berharap visi dan misi bapak dahulunya haru ditepati karena itu merupakan janji dari Bapak Gubernur untuk rakyat. Dan jika ada kekeliruan atau tambahan maka tepatlah dengan kato kudian kato bacari.

Di dalam surat ini saya bukan mengajari Bapak Gubernur, tetapi hanya sekedar mengulang-ulang kaji. Sebagai mana pepatah minah lanca kaji dek baulang, pasa jalan dek batampuah. Akhir surat ini saya berharap bapak bisa menjadi orang yang arif dan bijaksana dalam memimpin Sumatera Barat. Sehingga bisa menjadi orang yang di hormati. Sesuai dengan pepatah “rajo alim rajo disambah, rajo lalim rajo disanggah.”

Saya harap bapak bisa memaknai dari surat yang singkat ini. kalau ada kesalahan dan kekurangan, saya mohon maaf dan mohon kritikannya dari Bapak Gubernur.

tulisan ini ditulis dalam lomba surat menulis untuk gubernur se Sumatera Barat yang diadakan oleh Dewan Mahasiswa (DEMA) IAIN Imam Bonjol Padang.
tulisan ini mendapat Harapan 1....

Kumpulan autotext (tulisan unik) Seperti di BlackBerry








█۞███████]▄▄▄▄▄▄▄▄▄▄▃ ●
▂▄▅█████████▅▄▃▂…
[███████████████████]
◥⊙▲⊙▲⊙▲⊙▲⊙▲⊙▲⊙◤








.WASPADA !! DEMAM ULAT BULU!!


(_(_(_(_(_(_(_($_$)


ulet bulu matre


ƪ,(^_^ ƪ,))))))).. ƪ,(^_^ ƪ,)))))))… ƪ(^_^ƪ,)))))))


UL*T BULU SM*SH


..(((((( ^_^) ..(((((( ^_^) ..(((((( ^_^) ..(((((( ^_^)


(_(_(_(_(_(_(_(‘(oo)’) → ulet bulu babi. Krisis identitas.


♒♒♒(_(_(_(_(_\( º ∆ º )/ ♒♒♒


Ulet Bulu Kelelep


(___________(^_^) » ulet bulu mulus abis waxing


(_(_(_(_(_(_(/^-^)/✉


Ulat bulu baru terima ang pau.


(_(_(_(*_*) (•^.^•)__)__)__) »» papi ulet bulu puyeng liat istrinya makin


ndut


(_(_(_(_(_(҂ ‾.‾)┌П┐


ulet bulu kesel dibencandain di TL


(_(_(_(_(¬˛¬) (-̩̩̩-͡ ̗–̩̩̩͡ ))))_)_)_)_)..


Ulet bulu curhat.


(^_^)1)2)3)4)6)


Ulet bulu sixpack


(_(_(_(_(_(_(-____-”)


Ulet Bulu abis baca tweet


(‾.\\\)_)_)_)_)_)_)…


ulet bulu Kangen Band


(‘,,,,’) ) ) ) ) <— ulet kumisan


♥(_(_(_(_( ˘ з(^_^)_)_)_)_)♥


Ulet bulu kiss


~(‾▿‾~)_)_)_)_)_)_)_)


Ulet bulu hepi mau ditraktir makan.


(⌣́_ ⌣̀ )_)_)_)_)_)_)_)_)


Ulet bulu Prihatin.


╰(◣﹏◢) ╯)_)_)_)_)_)_)_)_)


Ulet bulu murka


(_(_(_(_(_Ψ( `o′ )


Ulet bulu sensi


(╥﹏╥)_)_)_)_)_)_)_)_)


Ulet bulu #galau


ƪ(‾ε‾“)ʃ )_)_)_)_)_)_)_)_)


Ulet bulu ganjen


┌(_o_)┐ )_)_)_)_)_)_)_)_)


Ulet bulu breakdance


(_(_(_(_(_(_(┌(˘⌣˘)ʃ


Ulet bulu briptu norman chaiya chaiya


(_(_(_(_(_(_(•‾▿▿▿▿▿▿‾•)


Ulet bulu monster


~(_(_(_(_(_(_( ( • )Y( • )


Ulet bulu versi malinda.


-(ˆ▽ˆ)♒͡♒͡♒͡♒͡♒͡). (♒͡♒͡♒͡♒͡♒͡(ˆ▽ˆ)-


#pompomulatbulu


(°͡▿°”)͡ː̖́)ː̖́)ː̖́)ː̖́)ː̖́)ː̖
́)ː̖́)ː̖́)ː̖́> Permisiiii.. Ulat bulu
mau lewaaaat……



(*,_,)ノ⌒●~ː̗̀☀̤̣̈̇ː̖́.· LEMPAR BOM!!!


‎​​‎​​.¸.(y) ´`=D .¸.´`.¸. ´ `=D.¸.=))
. ..(`’•.¸(` ‘•. ¸* ¸.•’´)¸.•’´)..
«´¨`.¸.DDUüAAAAAARRRR¸.´¨`»
. ..(¸. •’´(¸.•’´ * `’•.¸)`’•.¸ )..
´` .¸.:* ´`.¸.(y) ´ `.¸.
`•.¸.•´ `•.¸.•´ `•.¸.•´ `•.¸.•´ .
..(`’•.¸(` ‘•. ¸* ¸.•’´)¸.•’´)..
«´¨`.* DUORRRRRRRR *¸´¨`»
..(¸. •’´(¸.•’´ * `’•.¸)`’•.¸ )..
•´ `•.¸.•´ `•.¸.•´ `•.¸.•´ `• . `•.¸.•´ `•.¸.•´ `•.¸.•´ `•.¸.•´ .
..(`’•.¸(` ‘•. ¸* ¸.•’´)¸.•’´)..
«´¨`.* DUORRRRRRRR *¸´¨`»
..(¸. •’´(¸.•’´ * `’•.¸)`’•.¸ )..
•´ `•.¸.•´ `•.¸.•´ `•.¸.•´ `• . `•.¸.•´ `•.¸.•´ `•.¸.•´ `•.¸.•´ .
..(`’•.¸(` ‘•. ¸* ¸.•’´)¸.•’´)..
«´¨`.* DUORRRRRRRR *¸´¨`»
..(¸. •’´(¸.•’´ * `’•.¸)`’•.¸ )..
•´ `•.¸.•´ `•.¸.•´ `•.¸.•´ `•. ‎​¸.•·´¯`·•¸. ¸.•·´¯`·•¸. BOM!! (` ‘•. ¸¸.•’´)
. />=)/ • (` ‘•. ¸ ¸.•’´)
♊. • BLAAAARR!!!
_/ \_ (¸. •’´’. ¸ ‘`’•.¸)
(¸. •’´ `’•.¸) ¸.•·´¯`·•¸. BOM!! (` ‘•. ¸¸.•’´)
. />=)/ • (` ‘•. ¸ ¸.•’´)
♊. • BLAAAARR!!!
_/ \_ (¸. •’´’. ¸ ‘`’•.¸)
(¸. •’´ `’•.¸) ‎​​​. (*) (*) (*) (*) (*) (*) (*) (*) (*) (*) (*)
`*•.¸˚*•.¸`*•.¸☆ ː̗̀☀̤̣̈̇ː̖́ ☆¸.•*˚¸.•*´¸.•*˚
˚*•.¸`*•.¸˚*•.¸.•*˚¸.•*´¸.•*˚
(*) •‧::‧※☺ D>=)>=)>=)R ☺※‧::‧•(*)
(*) •‧::‧※☺ D>=)>=)>=)R ☺※‧::‧•(*)
,.•*´¸.•*˙,.•*´˚`*•.,˙*•.¸`*•.
,
,.•*´¸.•*˙,.•*´ ★ ː̗̀☀̤̣̈̇ː̖́ ★ `*•.,˙*•.¸`*•.,
(*) (*) (*) (*) (*) (*) (*) (*) (*) (*) (*) ‎​​​. (*) (*) (*) (*) (*)
(*) (*) (*) (*) (*) (*)
`*•.¸˚*•.¸`*•.¸☆ ː̗̀☀̤̣̈̇ː̖́ ☆¸.•*˚¸.•*´¸.•*˚
˚*•.¸`*•.¸˚*•.¸.•*˚¸.•*´¸.•*˚
(*) •‧::‧※☺ D>=)>=)>=)R ☺※‧::‧•(*)
(*) •‧::‧※☺ D>=)>=)>=)R ☺※‧::‧•(*)
,.•*´¸.•*˙,.•*´˚`*•.,˙*•.¸`*•.,
,.•*´¸.•*˙,.•*´ ★ ː̗̀☀̤̣̈̇ː̖́ ★ `*•.,˙*•.¸`*•.,
(*) (*) (*) (*) (*) (*) (*) (*)






(‘-’ ) (._. ) ( ._.) ( ‘-’) (‘-’ ) (._. ) ( ._.) ( ‘-’)






ƪ(˘⌣˘)┐tori.. ƪ(˘⌣˘)ʃ tori.. ƪ(˘⌣˘)ʃ tori..
…‾( )‾…… ….. ‾( )‾….. …….. ‾( )‾…….
…(_;_)…. ……. (_;_)…..,,.. …. (_;_)…….


┌(˘⌣˘)ʃ tori.. ƪ(˘⌣˘)cheese.. ƪ(˘⌣˘)┐
…‾( )‾……… .. ‾( )‾.. …. …….. ‾( )‾…….
…(_;_)…. ……. (_;_)…… ….. …. (_;_)…….


ƪ(˘⌣˘)┐tori.. ƪ(˘⌣˘)ʃ tori.. ƪ(˘⌣˘)ʃ tori..
…‾( )‾…….. … ‾( )‾.. ……… ‾( )‾…….
…(_;_)…. ……. (_;_)……. …. (_;_)…….


┌(˘⌣˘)ʃ tori.. ƪ(˘⌣˘)cheese.. ƪ(˘⌣˘)┐
…‾( )‾………. .. ‾( )‾……….. …. ‾( )‾…….
…(_;_)…. ……. (_;_)……. ……… (_;_)…….






><((((º> <º))))>< fish






..oooO…………..
…(….)…..Oooo…
….\..(…….(…)…. feet
…..\_)…….)../…..
……………(_/……




Dorrr, mati koe
‎​ ._|\______________________,,_
../ `–||||||||- ——— ——— —->º˚°ºD☺R
./_=:O____________________||
…),—.(_(__) /
..// (\) ),——’
.//___///`
‘//__////
┉┄┈┈┈┈┈┈┈┈┈┉┓
┆ Salam Kenal 
└┈┈┈┈┈┈ ┈⌣̊┈̥-̶̯͡♈̷̴✽̶ <3

.  
. \.
. ) -̶̶•-̶   
 ☁/

˚ . (˘⌣˘) ҉˚°•Ŧǚiiiiпƍ

˚ \_ nang ning nang ning nang
˚ ((˚
​˚ <,'\/
˚

Haiiii  >̴̴̴̴̴͡ ټ Ơ̴̴͡

ƬЋƕәϞҠ ƔΟƯ~

҉˚°• welcoṁ̭̥̈̅̄e ˚°• ҉

Sodorin anggur merah •☺°◦°

(˘_˘٥)

♒ĞġĞġrRrR®♒‎​ :'( :'( :'( :'( :'( >:Oawas loe ya>:O :'( :'( :'(

(:|ĤΆΆℑℑℑℑℑℑΆΆΆΆƦƦƦƦƦƦ...>:O..
!!!! ‎​☀ŚξξƦƦΆΆΆΆЙÑЙĜĜĜĜĜ..>:O..!!!!   

>=) º°˚˚°‧:HǙH‧::!!!

<※- ‧::GUA Hajarrr‧::

☁/ \☁ ‧:LǙǚü‧::

 PLAK ‎​‎​​ PLAK ‎​‎​​ PLAK. .  Č î ã ã τ̅ τ̅ ...!!

>:O/ 

<____, :'(> 

_/ -(!

;; <,<,

‎​​˚◦°•Ħmmm...(⌣́_⌣̀)

() Hhhм̲̅м̲̅м̲̅м̲̅м̲̅ ◦°◦º =-?

┏̲M̶̲̅┓┏̲A̶̲̅┓┏̲N̶̲̅┓┏̲T̶̲̅┓┏̲A̶̲̅┓┏̲P̶̲̅┓

___________________



┏̲S̶̲̥̅̊┓̲┏̲O̶̲̥̅̊┓̲┏̲L̶̲̥̅̊┓̲

•(⌣́_⌣̀)• H◦°˚˚˚˚°ªååã♏♏ ‎​(=| zzz

♡̬̩̃̊♥̸̨♡̬̩̃̊ ♡̬̩̃̊♥̸̨♡̬̩̃̊ ♡̬̩̃̊♥̸̨♡̬̩̃̊ ♡̬̩̃̊♥̸̨♡̬̩̃̊ ♡̬̩̃̊♥̸̨♡̬̩̃̊♡̬̩̃̊♥̸̨♡̬̩̃̊

♡̬̩̃̊♥̸̨♡̬̩̃̊ ☃ ⌣ sЄk sЄk ⌣ ☃

‎​‎​‎​♡̬̩̃̊♥̸̨♡̬̩̃̊ t∂k ƝƓƓuyuu sЄk ™.

♡̬̩̃̊♥̸̨♡̬̩̃̊ .whua ha ha ha ha ha hah

♡̬̩̃̊♥̸̨♡̬̩̃̊ ♡̬̩̃̊♥̸̨♡̬̩̃̊ ♡̬̩̃̊♥̸̨♡̬̩̃̊ ♡̬̩̃̊♥̸̨♡̬̩̃̊ ♡̬̩̃̊♥̸̨♡̬̩̃̊♡̬̩̃̊♥̸̨♡̬̩̃̊

ΑƘǚ

()"• •"()

( ("') )

(_3\ v )ALamak (”(^•^)”)

( ~_ ~ )

(") (")

☆˚◦°•˚◦♥ O äмëπ O ♥˚◦°•˚◦☆

=Dɑɑªªªª♏ƱƱʼn˘°˘Đéèħ̀́̀́ħ̀́̀́=D

ɑªηέћ•◦°˚˚°◦:s

. 

<Ŭ>

☁/ \☁

\("▔□▔)/ aªªāgGg̲̅R®H̶̲̥̅ĥħ >:O>:O

Q(⌒o⌒Q) ΆSikKk \(ˆ▽ˆ)/ .άSikKk

=))♓ªª♓ªª♓ªª =))

ǻđцћ.. ãмρέ.. àτіτ.. ρέчύτ

ªzª

( ̄^ ̄)尸╭(°ロ°")╯ bacok yah!!!

BɑªªGº°˚ ˚°ºsS≈(y)≈(y)≈(y)

(;¬_¬) ßå♓!!!!



Нαρρч вιяτнdαч τσ υ

ωīsн you αιι τнε вεsτ

мαч αιι чoυя dяεαмs ςσмз τяυз

ωιsн υ нαρρy αlωαys

αιι τнε вεsτ īη ευεячτнϊηg

мαч Gσd вιзss u αιωαчs

◦°◦βε†ε◦°◦βε†ε◦°◦βε†ε◦°◦

‎ [̲̅̅B̲̅][̲̅̅ê][̲̅̅T][̲̅̅ü][̲̅̅L] ••• (y) Ɓȃήƍeєë†††

ßlackßerry®

. ,. ‎ ː̗̀(☉,☉)ː̖́ eeeкš!..

.  ‎ BLebLe bLE

._( )_ ‎ wέέέέkkkk .

Ċσź ėνέŗγţнίņɡ'ś ɡőņŋα вέ őќɐγ

B®ÄvØ.. b®ÄvØ.. b®ÄvØ... (y)

«º°˚† ßέ Яϊģh† ßãčк †˚°º»

Bý τ♓є ŵå♈

ßuŝεεεεεεε円....‎ :O

‎ ‹(ˆ˛ˆ)› ßΨ۝€~ßΨ۝€ ‹(ˆ˛ˆ)› ‎

ººººĆªªªª ρςυυŜºººº

••• Cϋαþεќ DεcĦ •••

Ơ̴̴͡.̮Ơ̴̴͡◦°˚=DĆέƙίƙίƙίƙίƘ=D˚°◦Ơ̴̴͡.̮Ơ̴̴͡

(” ~ “)☹◦°˚˚˚°◦Cέρα᪪ƭт◦°˚˚˚°◦☺

(*)(•͡˘.˘ •͡)=====(‾ε‾“). (y) \;__(y) )(___, cciiaaattttt.. <, plaakk..plokkk

☺ ┏̲C̲̅i̲̅i̲̅a̲̅a̲̅ Y̲̅O̲̅o̲̅o̲̅┓̲☺ 加油 !...

/(°‾›‾”)/ cιιeeeeeeee

(ʃ⌣ƪ) ƇĩĩℓℓℓŭûũƘќќƘ BвäãAãǻ ƪ(☉͡з☉͡) ʃ

©ќ©ќ©ќ©ќ••• (˘_˘") ºº

ĊĸĊĸĊĸ=))Ċĸ.... ™

(¬_ ¬!!)♒

♌•͡˘.˘ •͡♌

Ciiiƪ(‾ε‾“)ʃPiiiiƪ(‾ε‾“)ʃDiiiiiƪ(‾ε‾“)ʃ

( ►_◄ )-c<*_*; ) *cubittt!*

♡̷̬̩̃̊çųɪ̣̇ɪ̣̇ɪ̣̇ɪ̣̇ŧŧŧŧŧ<3<3çųɪ̣̇ɪ̣̇ɪ̣̇ɪ̣̇ŧŧŧŧŧ♡̷̬̩̃̊

Ihiiiii ♬ ~(o˘з˘) ςůίτ.. ςůίττ..

(o・_・)ノ”(ノ_<。) cup... cup...

Θα

•◦☆◦(⌣_⌣') DϋùαåŝsάƦ ◦☆◦•

Đí

Q("""")p

(^○^)

(Ö)_(Ö)~

Ďōº°˚˚°ºηк

°•.˜”*°•ѕωєєт ∂яєαм•°*”˜.•°

. >=)_,»» - - - :'(

Šõяяy, I'm driving, just wait... ǾkªỲ™

♌•͡˘.˘ •͡♌ ϑųđ̈́ųϑ ê ♌•͡˘.˘ •͡♌

Έ

Έ♏ªªήĜ Ĝuέ pîkîrîîîîή ëk

Ε(⌣.⌣")з Ɨƚ♏♏♏♏♏♏,¸¸,•°˚°ºº

Ёмǻήƍ

Ë♏Bêêê®®® ‎ ƪ(ˇ_ˇ'!l) ‎ʃ

Ếеéèє мMmº°˚˚°º»/ ...

∞ >:/ ξeз♏мÕοÖο♉hĥ :'( ∞ ahhh....

(")-(")_.-""-.,/^

:' '; )_, ) (o_ )'-.___)'-._)

- e n d u s - e n d u s -

Ƒάсэв∞ќ

Floº°˚˚°ºow

┌П┐(►_◄)┌П┐

―┐

│ (=|
│  Gantung diri aja deh …..
│ 
│ “ ”

O†††..◦..ƓΒƱ..◦..†††O

"̮˚°◦♡ώκωķ >̴̴̴̴̴͡.̮Ơ̴͡◦°˚"̮ ĠέĽ°º•όώ

ЪƘ

____Ψ >:O
___«|/.▼>. Grrr... >:O >=) >:O
____| / \_

☹☹°˚>:O˚°°˚ ğяяя˚°˚>:O˚°°˚ ğяяя˚°º☹☹

(►_◄) Ĝ®® >:O Ĝ®® >:O Ĝ®®

ƪ(°;◦)┐ ĞůвŖαĸќĸќĸќ – — ―™

ĜÜŲŮº°˚˚°º.

˚°º.

˚°º..ΒƦÅƋKk..!!!  (⌣˘˛˘⌣)

Ħαн... :/

=D=))º°˚˚°º≈=Dнåнåнå=))º°˚˚°º≈º=D=))

‎ Нɑнaнɑ=Dнaнaɑº°˚ ˚°º≈=)) =))

◦нå◦нä◦нã◦нä◦нâ◦°◦

ƗƗɑƗƗɑƗƗɑƗƗɑƗƗɑƗƗɑƗƗɑ

˘•˘ нɑɑ˘°˘нɑɑ˘•˘нɑɑ ˘°˘ нɑɑ˘•˘ нɑɑ

Нáàªнàâªнà᪪нàâ =D

=D "̮ hh"̮ =)) "̮ hh"̮ =D

˘•˘ Ħăª˚⌣˚Ħăª˚=D˚Ħăª˚⌣˚Ħăª ˘•˘

┣┫Ū=D┣┫Ūª=))Å┣┫\=D/ªÅ ┣┫

Нå =D нå =D нå =D нå

«». «». «»

^. ^. ^.

. =)) нªª˘°˘нªª˘°˘нªª˘°˘

./"/ нªª˘°˘нªª˘°˘нªª˘°˘

_//_ нªª˘°˘нªª˘°˘нªª˘°˘

"̮ħªª•..ټ..•ħªª "̮

Ђª!zZzZZ ••••• (►˛◄")

ƪ(‾ ̄o ̄")ʃ ĦǻÃiiyyααα..

C("―˛―).˚◦°• ♓ªªΐΐZz•°◦˚..

(`´)===○☆(。_゚)☆○=== (´`) Hajjarrrrr

\(._.\) ƪ('-' ƪ)(ʃ '-')ʃ (/._.)/

ƪ(‾.‾“)┐ ƪ(‾.‾“)┐ ƪ(‾.‾“)┐

~(‾⌣‾~)(~‾⌣‾)~

~('.'~) (~'.')~

~(˘▾˘~) (~˘▾˘)~

ƪ(˘⌣˘)┐ ƪ(˘⌣˘)ʃ ┌(˘⌣˘)ʃ ƪ(˘⌣˘)┐

~(‾▿‾~) ~(‾▿‾)~ (~‾▿‾)~

☺☺◦°◦◦°◦ђёђёђё◦°◦◦°◦☺☺

Ħèέ °°( ˆ⌣ˆ )°° ђέé..

♓é² .... ♓é² .... ♓é² .... ♓é² ....™

(”(^•^)”) нeнēнē.. нeнēнē.. ツ

° ̥̣̊̇(◦'⌣'◦) ̥̣̊̇° ĦεεĦεε..☺☺☺..ĦεεĦε

(っˆヮˆ)っ нё헤нё헤нё헤 ټ•°˚°•..

"̮ ƗƗɐƗƗɐƗƗɐ "̮ ƗƗɐƗƗɐƗƗɐ "̮

•≈☺ みɑ℘℘ƴ ϐϊℜƮみϑαƔ ☺≈•

• O†††..◦..ƓΒƱ..◦..†††O •

<3<3

`>​ Hi...



.

  ‎ 

 

 ♊ ‎  ‎  ♓ÏaT!!! PuKuLaN

_/ \_‎  TanPa BaYaNgAn

H̶̲̥̅ȋ̊ȋ̊ȋ̊°•Ơ̴̴͡.̮Ơ̴̴͡•° h̶̲̥̅ȋ̊ȋ̊ȋ̊°•Ơ̴̴͡.̮Ơ̴̴͡•°h̶̲̥̅ȋ̊ȋ̊ȋ̊°°•°◦˚

☺☺☺ нiнiнi ¨☺¨ нiнiнi ☺☺☺

(-̩̩̩-͡ ̗--̩̩̩͡)...♓īĬīĬīĬīĬīĬккsss...(-̩̩̩-͡ ̗--̩̩̩͡)

Ɨƚι̇п ℓã™(►˛◄!')

(•͡˛"˘ •͡) ĦmmÞћĦ◦°◦ºº‎ ••• 8-|

(◦'⌣'◦)нººhººhºº

☺ĦŎŏĦŐőĦŎŏĦŐő☺

˘•˘; нÖ˘°˘нÖ˘°˘нÖ ;˘•˘

ツ.:♓☺õ◦°◦Hø☺◦°◦♓☺ö◦°◦Hô☺:. ツ

•(⌣_⌣”) • HooOªªªм̲̅м̲̅м̲̅◦°˚°◦... (=|

Нŏρє ɑll yŏuя ωïsнєs cŏмє тяuє

°\(^▿^)/° Ħø¤º° ř ªªª¥

♓õƦєєЄЄ.....

\☺‎ /

. ▲ ЬєƦђαšεεƖ... ЬєƦђαšεεƖ...

☁II☁

:'(‧:нüāªªª:'(‧:нüāªªª

(⌣́_⌣̀) ‎ Ħϋ₣₣₣₣ττττ ....

(づ•̃ з•̃)づ(•̃ε •̃ ) Hugz ({})({})({})

[¬_ ¬!!] Ɨƚʊ̈̇υ͡ʊ̈̇υ͡ђ

(-͡ ̗̊--̩̩̩͡ )Ɨƚʊ̈̇ђυ͡_Ɨƚʊ̈̇ђυ͡(-̩̩̩-͡ ̗--̩̩̩͡ )

ن٥ﻻ ﻉ√٥ﺎ ٱ

Ȋ̝̊̅̄ƭ's ƙ ...

ȶƔ媪ª

──╔╗────────╔╗──
──╠╬═╦══╦═╦═╣║──
──║║╚╣║║║╬║╬║╚╗─
─╔╝╠═╩╩╩╣╔╩═╩═╝─
─╚═╝────╚╝──────

( ¬_¬)=C<(✗_✗ )e (*jewer*)

Ĵǜƍª

»•. Jii媪aªªåªªåннн (¬_¬˚) .¤« X_X

Ĵ¡ªªªªªªкªªª=))кªªª=))кªªª=))

☆ĴůŞŧ ĶίđđίŇĝ ☆

:s

<\"\/ ‎ ‎ ‎

_\ \_ ‎ ¹²³Ѽ käαªßü υUЯ°˚˚˚°

ƘåĽ☺

Ǩªŋ

ĶăĆ¡ąŊ ďēĉђ Ľōέ•••

Ƙê

Ε===┌ ( ¯ ▽¯)┘ kεjάrrrrrrr !!!

K³³:&k³³:'(k³³:$k³³ >:Ok³³

Ƙάмů

ƘôQ

Ĝůªªª sihir Ľº°˚˚˚°ºh Jªdi Ƙū¢ĭπĝ

. (”•̃.•̃) (*)
. <  ^--»---•(*) Cringgg, jadi....
. ☁/ \☁.

()''''''''()
(='o'= )")miauw...
(,,)-----)miauw...

ƘάƳάƘ

Ľåяº°˚

~(‾⌣‾~) ♬ℓα ℓα ℓα ♬(~‾⌣‾)~

​Lεвǎўỳў...

1. (∩_∩) : smile, Senyum

2. ː̗(^▽^)ː̖ : laugh, Ketawa

3. (*^▽^*) : cheerfull.. Semangat..

4. (⌣́_⌣̀) : sad.. Sedih

5. (-̩̩̩-͡ ̗--̩̩̩͡ ) : cry, menangis

6. (O_o)*!! : suprised! Kaget

7. ╭(^▽^)╯ : singing.. Nyanyi..

8.( ̄ー ̄)Grrr...!! : geram..

9. \(^o^)/ : Yes..!

10. (>_<)" : trouble.. Ada masalah

11. (✗_✘)" : tired / die

12. \(´ー`)┌ : Mellow

13. ┌П┐(►˛◄'!) : Fuck u...!

14. ƪ(‾ε‾“)ʃ : I dont care.. Hufff..

15. (¬_¬") : huuuuu...

16. ( >͡ .̮ Ơ̴͡ )* : wink!

17. (^o^)V : Peace..!

18. (♉ . ♉) : curiga

19. (^_^)-c<^_^" ) cubitttt‎ ​

20. (Q╰_╯)=○☆‎​(x,☉")​​​

21. (⊙_⊙) Errrr. . .

22. (o・_・)ノ”(⌣_⌣..) Nakal

23. ╭(*⌒з⌒)人 (⌒ε⌒*)ノ toss

24. (..•˘___˘•..)‎ ​ \("▔□▔)/ ARGHHHH!!!

25. (•͡˘˛˘ •͡)""" curiga

26. (..•͡˘_˘ •͡..) HaRap² CeMaS••••••

27. ┌ ( ¯ ▽¯)┘ ┌ ( ¯ ▽¯)┘ ┌ ( ¯ ▽¯)┘ kejar

28. ┌П┐(◣_◢)┌П┐ fuck u

29. ː̗(^▽^)ː̖ : laugh, Ketawa

30. (*^▽^*) : cheerfull.. Semangat..

31. (^_ ^) tersenyum

32. (o^-^o) senyum merona

33. f(^_^) garuk~garuk kepala

34. (X_X) pusing

35. ( ?_?) Bertanya~tanya

36. (@_@) melotot heran

37. (^o^)/~~ good bay

38. (__) zzzzz...

39. m(__)m memohon

40. w( ^_^) mendengarkan

41. (*^3^ ) mencium

42. (*^.^* ) di cium

43. X(. . ) Menulis

44. C= C;’_') tergesa~gesa

45. (o__)o putus asa

46. (^_^)d acungkan jempol

47. (^_^)v peace

48. (p^ ^)p ngajak berantem

49. (” 3 “)y-~~~- merokok

50. (@|@ ) ultraman

51. (@w@) satria baja hitam

52. ƪ(˘⌣˘)ʃ ƪ(˘⌣˘)ʃ ƪ(˘⌣˘)ʃ ƪ(˘⌣˘)ʃ

53. (-_-)-c
54. (¬_¬)–o(✗_✗) jotoz

55. (>_<")◎===== ( ̄" ̄)_◎ pukul

56. ( ∩_∩ )づ ( ∩_∩ )づ ( ∩_∩ )づ hai

57. (˘⌣˘)ε˘`) kissing

58. (⌣_⌣”)Ɨƚ♏♏♏♏♏♏("⌣_⌣)

59. ┐('⌣'┐) (┌'⌣')┌

60."Ciluuuk (ʃ⌣ƪ) Baaa ƪ(˚▽˚)ʃ"

61. Ε(‾^‾)ノ*(✗_✗ )з

62. (" `з´ )_,/"(>_<'!)

63. ( う-´)づ┳一 - - - -☆‎​Σ(ノ´Д`)ノ

64. ( ̄□ ̄;): oh my god...!

65. (~_~) : hmmm... Berpikir

66. (¬_¬") : huuuuu...

67. ː̗̀(☉.☉)ː̖́

68. ƪ(‾ε‾)ʃ ƪ(ˇ▿ˇ)ʃ ƪ(‾ε‾“)ʃ

69. ƪ(˘⌣˘)┐ ƪ(˘⌣˘)ʃ ┌(˘⌣˘)ʃ‎ ​‎

70. (o‾ε‾o) : bersiul

71. (‾⌣‾) : njago

72. E===┌ ( ¯ д¯)┘ : kabur...

73. (˘_˘)ck! (˘_˘)ck! (˘_˘)ck!

74. ƪ(⌣́_⌣̀)ʃ (¬_ ¬!!)(¬˛ ¬ ") ƪ(⌣́_⌣̀)ʃ

75. (◎ . ◎)? (◎ . ◎)?

76.   ===┌( ¯ д¯)┘ ƘάBΰƦ
(⌣́_⌣̀)
77. ƪ(⌣́_⌣̀)ʃ (¬_ ¬!!)(¬˛ ¬ ") ƪ(⌣́_⌣̀)ʃ

78. ƪ(°͡▿▿▿▿▿▿° )͡ƪ Weew

79. (˘_˘٥) panik

80. 【ツ】†ђąηk ўσυ【ツ】

81. (~_~)7 : mikir

82. (┌_┐) (┌_┐) (┌_┐) : nangis

83. (ˇ_ˇ'!l) : menyesal

84. €€===┌ (!¯ д¯)┘ kaburrrr !!!

85. (⌒,^)*(y) ‎​ƾìíîïƿº°˚˚°º»

ƪ(‾ε‾“)ʃ Āĸū sich ƇUĘƙ ªzƌ

("(.• . •.)") sepak.. sepak..

( ? (") neh..

¿_¡" DĦUǟƘ,,DĦUǟƘƘ

ƪ(˚▽°)ʃ ƀƖŋƓưƝĞ

kaburrrr

(•˘˘•)мώϋααн•.•:*

​(づ ̄ ³ ̄)づ· ƪ(‾ε‾“)ʃ .♡·.‎​‎​​ <3. muahhhh

-(˘⌣˘)ε˘‎​`). ‎​‎​‎​♥..♏wªªªªcĦ..♥

•.‧::‧ •*((y)ˆ ³ˆ)(y)*•.‧::‧•°°°"‎​ƾƾìíîïƿƿƿƿƿ

‎​‎​​. (y)

/

<♊ ŠÏ Ɗε♓

_/ \_

˚°º☺♥Ýαηќ♥☺º°

♏ở °◦☃ϐ(=| ϐ(=| ќ²☃◦°

=-?(=|(=|≈ñб∂ñŦūƘ≈=-?(=|(=|

‎​Zz...(=|°˚°z˚°˚(=|z(=|°˚°z(=|˚
°˚(=|zzz.

╮(︶﹏︶")╭ °◦°◦°..zZzz..°◦°◦°"

‎​‎​‎​......>=) º°˚˚°‧:HǙH‧::!!!

(¬˛ ¬”)====ː̗̀☀̤̣̈̇ː̖́(” _ *)☆○=== (´`)

(–˛ — º)

(ˇ_ˇ'!l)‎​

‎​(¬_¬)

-_-' *sweat

‎​​‎()

‎​​. X_X>

/# *Gubraĸĸĸ

_/ \_

\(‾▿‾\) ┌(_o_)┐ (/‾▿‾)/

┌("‾.‾)┌‎​ƪ(˘⌣˘)┐┌(˘⌣˘)ʃƪ(‾.‾“)┐ƪ(˘⌣˘)ʃ

. <=-P. <=-P

<∏> <∏>

_[ \_ _[ \_

(/*'-')/*ƪ(˘⌣˘)ʃ*\('-'*\)

_(._.)_\('-')/_(._.)_\('-')/_(._.)_

"̮

☺

【ツ】

(˘⌣˘)ε˘`) (◦˘з(˘⌣˘◦) ('˘зε˘`) ( • )( • )ε˘`) (‎​ '˘з( • )( • )ε˘`)

ƪ(˘⌣˘)┐ ƪ(˘⌣˘)ʃ ┌(˘⌣˘)ʃ

(′▽`)-c<ˇ_ˇ)

(・_・)―――c<(-̩̩-̩̩͡_-̩̩-̩̩͡ )ɔ jεωεεεя..

(" `з´ )_,/"(>_<'!)

(o・_・)ノ”(ノ_<。)

(Ơ̴̴̴̴̴̴͡.̮Ơ̴̴͡)

ƪ(^⌣^)ʃ

ƪ(ˆ⌣ˆ)ʃ

ε(•̃⌣•̃)з

‎​ε(•̯͡_•̯͡ )з


ƪ(‾ε‾)ʃ

ƪ(ˇ▿ˇ)ʃ

ƪ(‾ε‾“)ʃ


▹(ˇ⌣ˇ)◃

ƪ(˘ε˘")ʃ

‎​(-__-”)

(•͡˘˛˘ •͡ !)

(•͡˘˛˘ •͡ ¨)

( ° △ ° ")

‎​​(◦'⌣'◦)

(Q╰_╯)=○☆‎​(x,☉")

(o・_・)ノ”(⌣_⌣..)

╭(*⌒з⌒)人(⌒ε⌒*)ノ

‎​​ƪ(^ε^)ʃ

(..•˘___˘•..)

‎​\("▔□▔)/ ARGHHHH!!!

('-' ) (._. ) ( ._.) ( '-')

‎​​​(^_^)-c<^_^" ) cubitttt

‎​​​(⊙_⊙) Errrr. . . .‎​‎​

(♥-̮♥)‎​​​​

‎​(•`ö˘•) õwWħ...

(╥ ﹏╥)

(⌣́_⌣̀)

‎​​• *˚* • O Ämin O • *˚* •

‎​​Ђixxx²‎​ Ђixxx²‎​

˚◦°•hмм...(―˛―“)..•°◦˚

‎​​‎​ƪ(‾ε‾“)ʃ tau akh ‎​​ ‎​‎​ƪ("‾ε‾)ʃ

‎​(ˇ_ˇ'')

‎​ƪ(˘⌣˘)┐ ƪ(˘⌣˘)ʃ ┌(˘⌣˘)ʃ

‎​‎​(⌣_⌣”)

‎​ƪ(‾_‾)ʃ

‎​(-̩̩-̩̩͡_-̩̩-̩̩͡)

‎​(-̩̩̩-̩̩̩-̩̩̩-̩̩̩-̩̩̩___-̩̩̩-̩̩̩-̩̩̩-̩̩̩-̩̩̩)

‎​(¬_¬“)

‎​​​:OŎő•••őŎő:O

(o˘з˘)hmm..

(◦ "̮ ◦)

(◦ "̮ ◦)•*¨*•.¸

✗_ ✘

(• ˆ⌣ˆ •)

( • ε • “)

└(•̃˛•̃)┐\(•̃˛•̃)/└(•̃˛•̃)┐

‎​

ƪ(˘ە˘)┐ ƪ(˘ە˘)ʃ ┌(˘ە˘)ʃ

(•͡˘˛˘ •͡)"" curiga ‎​‎​‎​‎​(•͡˘˛˘ •͡)""

(..•͡˘_˘ •͡..)HaRap² CeMaS••••••

('-' ) (._. ) ( ._.) ( '-')

‎​‎​‎​┌П┐ d(-.-)b

‎​‎​‎​‎​‎​‎​┌П┐ d(-.-)b ┌П┐

Tersenyum (^_ ^)

Tersenyum (^- ^)

Tertawa lebar (^O^)

Senyum simpul (^ . ^)

Bersorak riang \(^O^)/

Berseru (^ 3 ^)

Senyum malu, tersipu (*^-^*)

Senyum merona (o^-^o)

Merasa terganggu ("- "

Gugup (-_-

Garuk-garuk kepala f(^_^)

Menangis (T_T)

Menitikkan air mata (;_

Manyun (" ~ ")

Geram (>_<)

Marah (-_- #)

Bete (+_+)

Pusing (x_x)

Bertanya-tanya ( ?_?)

Melotot, heran (@_@)

Tidur (__)zzZZ

Bosan sampai ketiduran (__')

Good bye (^o^)/~~

Memohon m(__)m

Mendengarkan w( ^_^)

Mencium (*^3^ )

Dicium (*^.^* )

Malu (=_=)

Tersipu (#^^# )

Bermimpi (__)..ooOO

Menulis X(. . )

Berlari ((((((;^ ^)

Tergesa-gesa C=C=(;'_')

Putus asa (o__)o

Acungkan jempol (^_^)d

Tanda peace (^_^)v

Ngajak berantem (p^ ^)p

Merokok (" 3 ")y-~~~-

Merokok y(^o^ )..ooOO

Ultraman(@|@ )

Satria Baja Hitam (@w@)

ET (-)(-)

Tikus (" )~

Kodok n ("~")n

Babi (^o_o^)

Kucing(=^.^= )

Celingukan ('-' ) (._. ) ( ._.) ( '-')

(°‾›‾”)/ ριwwιιtt¸¸

(°‾›‾” )/ ρƦικιτιww¸¸

/(°‾›‾”)/ cιιeeeeeeee¸¸

\( °‾›‾”) ƨwυιττ ƨwυιττ¸¸

1. (∩_∩) : smile, Senyum

2. ː̗(^▽^)ː̖ : laugh, Ketawa

3. (*^▽^*) : cheerfull.. Semangat..

4. (⌣́_⌣̀) : sad.. Sedih

5. (-̩̩̩-͡ ̗--̩̩̩͡ ) : cry, menangis


6. (T^T) : hiks.. Cry..

7. (T▽T) : plisss.. i want to cry

8. ( -_-") : give me a break.. Haazzzz..

9. (* ̄m ̄) : terharu

10. (#^o^#) : shy, malu..

11. (O_o)*!! : suprised! Kaget

12. (゜◇゜) : suprised/shock..!!

13. ╭(^▽^)╯ : singing.. Nyanyi..

14. ( ̄ー ̄)Grrr...!! : geram.. pengen marah

15. m(__ )m : I'm sorry, maap ya..

16. \(≧o≦)/ : No..!

17. \(^o^)/ : Yes..!

18. \(≧∇≦)/ : congratulation..!

19. (>_<)" : trouble.. Ada masalah

20. (✗_✘)" : tired / die

21. (ーー; ) : khawatir "oh god..!"

22. \(´ー`)┌ : Mellow

23. ( ̄□ ̄;): oh my god...! Ya ampuuun..

24. ┌П┐(►˛◄'!) : Fuck u...!

25. (@_@) : abis begadang jd mata panda

26. (* O *) : hoaaah.. Ngantuk!

27. (~_~) : hmmm... Berpikir

28. ƪ(‾ε‾“)ʃ : I dont care.. Hufff..

29. (¬_¬") : huuuuu...

30. ( >͡ .̮ Ơ̴͡ )* : wink!

31. (^o^)V : Peace..!

32. ( ゜O ゜) : Ooooowh..

33. ( ♥͡▽♥͡ ) : Fallin in └ºνє♡

33. (♥͡з♥͡)muach*~♡ : muaach..kiss

34. (♉ . ♉) : curiga

٩(-̮̮̃-̃)۶ ٩(͡๏̯͡๏)۶ ٩(̾●̮̮̃̾•̃̾)۶ ٩(•̮̮̃•̃)۶ ٩(̮̮̃̃)۶ ٩(̮̮̃•̃)۶

ټ

ツ "̮‎​ (•̯͡.•̯͡ ​(•͡. •͡ !) ε(•˛.•̃)з (•͡. •͡) ε(¬.¬)з

ε( •̃͡-̮•̃͡)з (•̃o•̃) (•͡. •͡ !) •̃͡(º-̮º) •̃͡ (•̃͡-̮•̃͡)

. =))
╭((╯`
`< \_ •◦°˚ .·.◦kaaaaaabuuuuuur.........!!!!!

⌣̴͡͡i̲_i̲⌣̴͡͡ ⌣̴͡͡د̲⌣̴͡͡ ε(╯__╰")з (っ∩_∩)っ ♥ Ơ̴̴̴̴̴̴͡.̮Ơ̴̴͡ ( ° △ ° ")‎ ​

(づ ̄³ ̄)づ ╮("•͡_•͡)╭ (◦'⌣'◦) (Q╰_╯)=○☆‎​(x,☉")

​​​

(^_^)-c<^_^" ) cubitttt‎ ​

​​(⊙_⊙) Errrr. . . . ‎​‎​(♥-̮♥)‎​​​​‎

​(•`ö˘•) õwWħ... ╭╮(  ̄, ̄")╭╮ (⌒˛⌒)

ː̗̀(☉.☉)ː̖́ (っ •͡ з •͡) ⌣́_⌣̀ (-̩̩-̩̩͡_-̩̩-̩̩͡) ♌•͡˘.˘ •͡♌

(-̩̩̩-͡ ̗̊--̩̩̩͡ ) (Ơ̴̴̴̴̴̴͡.̮Ơ̴̴͡) ƪ(^⌣^)ʃ ƪ(ˆ⌣ˆ)ʃ ε(•̃⌣•̃)з‎

​ε( •̯͡_•̯͡ )з (-__-”) (•͡˘˛˘ •͡ !) (•͡˘˛˘ •͡ ¨)

ƪ(‾ε‾)ʃ ƪ(ˇ▿ˇ)ʃ ƪ(‾ε‾“)ʃ ▹(ˇ⌣ˇ)◃ ƪ(˘ε˘")ʃ‎​

(o・_・)ノ”(⌣_⌣..) ƪ(^ε^)ʃ

╭(*⌒з⌒)人 (⌒ε⌒*)ノ‎​ ​ >̴̴̴̴̴͡.̮Ơ̴͡*

(..•˘___˘•..)‎ ​ \("▔□▔)/ ARGHHHH!!!

('-' ) (._. ) ( ._.) ( '-')‎ (╥ ﹏╥)

(⌣́_⌣̀)‎​​• *˚* • O Ämin O • *˚* •‎​ ​

Ђixxx²‎​ Ђixxx²‎​

●̮̮__●̮̮ HiIixXx

HuIxx (∏ ω ∏) weRrR

__

(o ³ )o ~♡

♥*Muãch:*♥

*♥*Muãch:*♥*

Ħaǻ •̃͡-̮•̃͡Ħaǻ •̃͡-̮•̃͡Ħaǻ •̃͡-̮•̃͡Ħaǻ •̃͡-̮•̃͡Ħa

˚◦°• hмм...(―˛―“)..•°◦˚‎ ♌⌣__ ⌣♌◦°◦ººĦħммм...

ε(⌣.⌣")з Ɨƚ♏♏♏♏♏♏,¸¸,•°˚°ºº

​​‎​ƪ(‾ε‾“)ʃ tau akhƪ("‾ε‾)ʃ‎

​

(ˇ_ˇ'')‎ ƪ(˘⌣˘)┐ ƪ(˘⌣˘)ʃ ┌(˘⌣˘)ʃ‎ ​‎​

​

(⌣_⌣”)‎​ ƪ(‾_‾)ʃ‎ ​(-̩̩-̩̩͡_-̩̩-̩̩͡)‎ (-̩̩̩-̩̩̩-̩̩̩-̩̩̩-̩̩̩___-̩̩̩-̩̩̩-̩̩̩-̩̩̩-̩̩̩)‎​

(¬_¬“)‎ ​:OŎő•••őŎő:O (o˘з˘)hmm..

(◦ "̮ ◦) (◦ "̮ ◦)•*¨*•.¸ ✗_ ✘ (• ˆ⌣ˆ •)

( • ε • “) └(•̃˛•̃)┐\(•̃˛•̃)/└(•̃˛•̃)┐‎

​

ƪ(˘ە˘)┐ ƪ(˘ە˘)ʃ ┌(˘ە˘)ʃ

(•͡˘˛˘ •͡)"" curiga ‎​‎​‎​‎​(•͡˘˛˘ •͡)""

(..•͡˘_˘ •͡..)HaRap² CeMaS••••••

Ε===┌ ( ¯ ▽¯)┘ kejarrrrrrr !!!‎

​(*,_,)ノ⌒●~*

('-' ) (._. ) ( ._.) ( '-')‎

​‎​‎​

┌П┐ d(-.-)b‎​‎​‎​‎ ┌П┐ d(-.-)b ┌П┐

╭∩╮(︶ε︶メ) ┌П┐(◣_◢)┌П┐


oo ======∩====== oo
╭╬╮
▁╭▅▆▇□□█▇▅▃▁◢
╰═▃_ ▁∠════▔▔
╙O★★O
kaboer... pake helicopter pribadi...

. /)ii/)
(o '' )
| |
|♥| ,,
| |_____||
| ♥ ♥ |
|♥ __ ♥ _|
|| || || ||
|| || || ||


New Update 

("˘̶̀• ̯•˘̶́ ) jadi kutu buku?

(•ˆ⌣ˆ•) sweet


(っˆ ³(´▽`c) I kisses you


(•̯͡.•̯͡)  what a pity

( ._.),Ѽ (\ ˘o˘)> "niat dikit kek, masa bawain apel doang!

(/ ◦^▾^◦)/ ː̗̀[۵ ̾̾۵ ̾̾۵ ̾̾]ː̖́ (O̷̴̷̴̐ﻬO̷̴̷̴̐∫ƪ) | "Happy birthday!! Ayo tiup lilinnya!!

(ʃƪ҂˘˘ﻬ) ~~~♥ (< ˘͡ -˘͡)> | "Sayang... Baikan yuk.." "Gak!"

(♡ˊ•__•ˋ)~♥ ♥(˘⌣˘)ε˘`)♥ | "hatiku buat kamu, eh, udah keduluan orang"

(\ '⌣')/ ¬--(‾.‾ >) "biarpun ditodong preman, harus tetep senyum."

(• ‾̶̶̶▿̶̶̶▾̶▾̶▿̶̶̶‾̶̶̶ •) cew pake behel

ƪ(♥ε♥)ʃ​ mabok cinta

|ː̖́ \( ื▿ ื)-c< •̯͡ .•̯͡) | "Yang, nonton film horror yuk!" "Enggak ah, aku takuuut."

("`▽´)-σ (˘̶̀•ِ•˘̶́ ') | "ih! idungnya banyak upilnya!"
 
Support : Google Impact | Google.com
Copyright © 2013. 1# | Knowledge and inspiration - All Rights Reserved
Template Modify by Anggirocker
Proudly powered by Blogger